NOALE – Pembalap Tim Aprilia saat mentas di MotoGP 2017, Sam Lowes mengaku kagum dengan pencapaian rider legenda di era 500cc, Mick Doohan. Ia menilai Doohan sebagai pembalap yang hebat di lintasan dengan berbagai prestasi gemilang.
Bahkan, Lowes menyebut dirinya merasa tertantang untuk bersaing dengan Doohan. Ia menuturkan rider berkebangsaan Australia itu dapat menggapai tujuan dengan maksimal meski sempat dilanda cedera pada 1992.
Baca juga: Didepak Aprilia, Sam Lowes Tak Masalah Kembali Mengaspal di Moto2
Namun usai sembuh dari cedera, Lowes mengatakan Doohan justru tampil impresif dan lebih kuat dari musim sebelumnya. Tercatat, Doohan telah lima kali menjadi juara dunia di kelas 500cc secara beruntun pada 1994, 1995, 1996, 1997, dan 1998.
“Saya ingin bersaing dengan Doohan. Ia adalah pembalap yang hebat. Ia berjuang keras untuk mencapai tujuannya. Setelah cedera pada 1992, dia kembali dengan lebih kuat dari sebelumnya. Tak semua orang bisa melakukan hal seperti itu. Saya pikir dia telah menjadi legenda dalam olahraga ini (MotoGP sebelumnya 500cc),” ujar Lowes, seperti dilansir Speedweek, Sabtu (6/1/2018).
Baca juga: Daftar 24 Nama Pembalap MotoGP 2018
Baca juga: Dovizioso Sebut Valentino Rossi sebagai Magnet MotoGP
Tim Aprilia memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak Sam Lowes di MotoGP 2018. Hal tersebut disebabkan pembalap berkebangsaan Inggris itu tak mampu menunjukkan kemajuan lantaran hanya berada di posisi 25 klasemen akhir MotoGP 2017 dengan mengumpulkan lima poin.
Sebagai pembalap penguji, Lowes belum mampu memberikan penampilan impresif sepanjang gelaran MotoGP 2017. Tak ayal, pembalap berusia 27 tahun itu harus rela turun kasta untuk mentas di Moto2 pada 2018. Padahal sebelumnya, ia pernah bersaing dengan Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) dalam perebutan gelar juara dunia Moto2 musim 2015 dan 2016.
(Fetra Hariandja)