Sementara itu, Rosberg sendiri mengaku bahwa ia sebenarnya sudah melupakan persaingannya dengan Hamilton di masa lalu dan berharap dapat memulai lembar pertemanan baru sekarang. Bagi pembalap asal Jerman itu, apa yang telah berlalu seharusnya dibiarkan saja berlalu.
“Kami adalah teman yang sangat baik di masa lalu, namun itu bisa terulang lagi di masa depan. Kami bukanlah rival lagi, saya sepenuhnya keluar dari persaingan itu. Jadi, saya mempertanyakan mengapa kami tidak pergi bersama setelah beberapa waktu,” ucap Rosberg.
Kendati demikian, tanggapan berbeda justru datang dari Hamilton, yang mengaku lebih menikmati hubungannya dengan Rosberg seperti sekarang. Bahkan pembalap asal Inggris itu tak sungkan membeberkan kalau ia terakhir kali berbicara dengan Rosberg saat GP Jepang, yakni pada Oktober 2017.
“Saya terakhir kali berbicara dengan Nico di Jepang, namun saya tidak memiliki niat untuk mengubah hubungan kami,” cetus Hamilton.
(Fetra Hariandja)