(Baca juga: Hadapi Busanan di Perempatfinal Tunggal Putri SEA Games 2017, Gregoria: Dia Miliki Power yang Kuat)
“Emosi saya sedikit terpancing saat lawan mencoba mengulur permainan, sepertinya karena stamina dia sudah habis. Dia sampai protes soal blitz dari kamera penonton sekitar lima kali,” ucap Jonatan, seperti dilansir laman resmi PBSI, Sabtu (26/8/2017).
“Saya berusaha siap lagi, saya ingat kata psikolog, jangan fokus pada masalah, tetapi bagaimana mengatasi masalah itu. Saya juga ingat kalau PBSI target emasnya salah satunya dari tunggal putra, jadi kami dari tunggal putra berusaha sebisa mungkin memenuhi target itu,” pungkas Jonatan.
(Fetra Hariandja)