KUNINGAN — Balap sepeda berskala internasional, Tour de Linggarjati, telah melewati penyelenggaraan kedua pada 28 sampai 30 Oktober 2016. Pada gelaran Tour de Linggarjati kedua, balapan memang lebih baik ketimbang yang pertama karena diikuti peserta dengan kategori men elite.
Balapan Tour de Linggajarti kali ini memang terbilang sukses karena diikuti dari puluhan pembalap yang berasal dari 10 negara. Tak hanya itu, lintasan yang disajikan pihak penyelenggara juga dinilai sangat menantang.
Chief Commissaire yang berasal dari Union Cycliste Internationale, William Pattrick mengatakan bahwa gelaran Tour de Linggarjati berjalan dengan baik. Ia menilai gelaran tahunan ini bisa meningkatkan kelasnya pada masa yang akan datang.
“Ini adalah penyelenggaraan kedua bagi Tour de Linggarjati dan yang pertama bagi saya untuk berada di sini. Pihak penyelenggara telah menjalankan tugasnya dengan baik dan itu sangat bagus untuk negara ini dan para atlet yang bertanding. Tour de Linggarjati memiliki kesulitan tetapi kesulitan memang harus dihadapi di setiap road race. Ini adalah balapan yang hebat dan para atlet bekerja keras dengan baik,” buka Pattrick.
“Ini memiliki potensi untuk menjadi balapan dengan tingkat yang lebih tinggi. Tetapi masih banyak hal yang bisa ditingkatkan misalnya penambahan jumlah polisi. Balapan di Indonesia berbeda dengan di Eropa atau Australia,” tambahnya.
“Saya bertemu dengan beberapa pembalap dan mengaku tak menyangka bahwa gelaran tour de linggarjati akan sangat sulit. Mereka menyangka ini adalah balapan yang mudah. Mereka mengakui bahwa bermain di Indonesia perlu tenaga yang lebih baik. Terlebih karena ada perlawanan dari para pemain Indonesia. Secara keseluruhan saya melihat balapan ini sangat bagus,” tutup sosok yang dalam beberapa kesempatan diajak warga untuk berfoto bersama.
(Ramdani Bur)