QUEBEC CITY – Salah satu alasan Scuderia Ferrari akhirnya ikhlas melepas Fernando Alonso adalah karena driver asal Spanyol itu tak bisa menahan kicauannya di media sosial. Alonso pun merasa lebih bebas setelah kembali ke bekas timnya, McLaren.
Mantan pembalap F1, Jacques Villeneuve merasa Alonso terlalu banyak bicara ke khalayak publik, terutama semenjak tim kuda jingkrak acap terpuruk dan gagal kompetitif dengan tim-tim rival.
“Dia datang ke Ferrari untuk menang. Tapi ketika segalanya tak berjalan lancar, dia tak menempatkan dirinya sebagai anggota Ferrari. Hal yang sama sempat terjadi pada pengalaman pertamanya bersama McLaren dulu,” papar Villeneuve.
“Menurut saya, dia pembalap F1 terbaik ketika sudah menutup kaca helmnya. Tapi di luar lintasan, dia tak bekerja untuk tim, tapi untuk dirinya sendiri,” ketus eks-pembalap Williams, Honda dan Renault itu.