HONG KONG – Ganda putri Indonesia, Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris tampil mengejutkan di Hong Kong Open Super Series 2013. Mereka berhasil memaksa unggulan ketujuh di turnamen ini, yang juga andalan tuan rumah, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet, 13-21, 21-17, 21-16.
Kendati demikian, namun Anggia/Della mengaku belum menemukan permainan terbaik mereka saat menghadapi Poon/Tse pada game pertama, hingga harus tertinggal jauh. Setelah akhirnya menyera dengan skor 13-21.
“Kami sempat terbawa irama permainan lawan yang cepat. Di game kedua, kami mulai mengubah permainan dari serang ke defense balik serang. Strategi ini ternyata berhasil, malah lawan yang jadi panik,” ucap Della, kepada badmintonindonesia.org, Kamis (21/11/2013)
Di saat game kedua berlangsung, Anggia sempat meminta pertolongan dokter karena dia terjatuh hingga lututnya lecet. Namun Anggia mengaku tak ada masalah serius dengan lututnya, buktinya dia bangkit dan bersama Della merebut game penentuan dan berhak atas tiket babak kedua.
“Senang sekali bisa menang dari lawan yang diunggulkan. Tidak menyangka sih bisa menang, tapi sempat ada keyakinan dalam hati. Kalau kami bisa mengeluarkan semua kemampuan, pasti bisa mengalahkan mereka,” tutur Anggia yang bersama Della berasal dari klub yang sama yaitu Jaya Raya Jakarta.
Pada perebutan tiket babak perempat final, Anggia/Della berhadapan dengan ganda putri Singapura, Fu Mingtian/Yu Yan Vanessa Neo. “Mereka adalah pasangan yang ulet, susah juga mematikan bola-bola mereka,” ujar Della soal Fu/Vanessa.
(A. Firdaus)