ABU DHABI – Kimi Räikkönen benar-benar mengalami akhir pekan yang negatif sejak hari pertama sesi latihan hingga race GP Abu Dhabi lalu. Setelah sempat mengancam mogok balapan, Kimi malah gagal merampungkan lomba seri Yas Marina, Minggu (3/11/2013) Malam kemarin.
Ya, Kimi sempat bakal mogok lantaran gajinya belum dibayarkan Lotus. Kimi pun absen di sesi latihan hari Jumat, tapi masih diperbolehkan turun di sesi lomba dengan pengecualian, start dari grid paling buncit.
Tapi di sesi lomba, jangankan menyentuh garis finis, satu lap pun gagal dirampungkan pilot asal Finlandia tersebut, disebabkan tungkai setirnya patah setelah tertabrak Max Chilton – driver Caterham, pada belokan pertama lap pembuka. Meski begitu, Kimi tak ingin terlalu mempermasalahkan karena menganggap itu hanya sekadar kesialan biasa.
“Saya bergerak ke arah dalam (belokan) lalu tiba-tiba, saya ditabrak mobil Caterham. Sebenarnya kontak itu tak keras tapi karena sudutnya yang telak, (tungkai) setir saya patah,” ujar Kimi, sebagaimana dikutip NZ, Senin (4/11/2013).
“Tidak mudah untuk memulai balapan jauh dari belakang, tapi setelah adanya hukuman, start paling belakang masih lebih baik ketimbang dari pit-lane. Setelah mengalami awal yang sulit, sebenarnya mobil kami sudah cukup bagus, tapi hal ini kadang sering terjadi; itu hanya nasib buruk,” lanjutnya.
Lebih jauh, tak ada lagi penjelasan Kimi terkait insidennya tersebut, apalagi jika dikaitkan dengan friksi kecil yang sempat membuat Kimi bersitegang dengan Lotus, atas problem gaji sebesar 15 juta euro yang belum dibayarkan.
Pasalnya, kabar yang berkembang belum lama ini menyatakan Lotus sudah mencapai deal dengan Kimi, agar setidaknya terus melanjutkan komitmen kontraknya hingga seri pamungkas di Brasil, 24 November mendatang – sebelum angkat kaki ke Ferrari musim depan.
(Randy Wirayudha)