Andy/Koko Beberkan Kunci Kesuksesan

Rejdo Prahananda, Jurnalis
Minggu 20 November 2011 13:57 WIB
Koko Prasetyo (foto: Rejdo Prahananda)
Share :

PALEMBANG - Kompak di dalam dan luar lapangan serta tidak pelit membagi ilmu menjadi kunci sukses pasangan Voli Pantai Indonesia, Andi Ardiansyah/Koko Prasetyo yang sukses menggamit emas di cabang Voli Pantai Putra.
 
Pasangan emas voli pantai Indonesia ini mengungkapkan kunci suksesnya meraih tiga emas berturut-turut di ajang SEA Games itu juga terjalin di luar kehidupan mereka sebagai atlet. Wisata kuliner dan jalan bareng menjadi tambahan energi bagi mereka untuk tampil kolektif di medan laga.
 
Tapi jangan salah, mereka tidak saling mencampuri kehidupan pribadi masing-masing. Buat mereka berdua, koridor professionalitas juga memainkan peranan penting untuk mengemas kesuksesan.
 
Bukan hanya itu, mereka pun tidak sungkan berbagi ilmu kepada yuniornya termasuk lawan mereka di final, Ade Chandra dan Dian Putra yang mereka hadapi di partai pamungkas voli pantai, Sabtu (19/11/2011) kemarin.
 
"Selama berpasangan dengan Koko di Pelatnas, baik di luar dan di dalam kami sering jalan bersama. Bila ada waktu luang dan berada di satu kota, biasanya kami jalan dan makan bersama. Ya, wisata kuliner," kata Andy.
 
"Jika sudah menyentuh masalah privasi, saya tidak ikut campur. Saya tidak pernah mengurusi Andi, begitu pula sebaliknya," timpal Koko. "Kami professional di dalam lapangan," sambungnya
 
Sayang, kebersamaan pasangan tangguh Indonesia ini akan berakhir selepas SEA Games ini. Keluarga menjadi alasan Andy untuk pensiun dari voli pantai.
 
"Saya ingin pensiun. Sulit meninggalkan voli pantai, masalah keluarga penting dan tidak bisa ditinggal. Terlalu sering meninggalkan keluarga. Nanti anak saya tidak ingat ayahnya lagi," tutur suami Kuliyah Verlimia tersebut.
 
Nah terkait keputusan rekan duetnya tersebut, Koko berujar. "Andy punya rencana untuk tahun depan, jadi saya belum mengetahui masih akan berpasangan dengan Andy atau tidak."
 
Namun untuk urusan pembinaan juniornya, mereka sepakat tidak pelit ilmu dan selalu menanamkan spirit pantang menyerah kepada para pemain muda. "Dalam pertandingan final (lawan Ade/Dian) kami jadikan ajang transfer ilmu buat mereka agar mereka mengerti cara menghadapi lawan yang ada di atas mereka," bilang Koko.
 
"Mereka harus meningkatkan disiplin diri," tukas Andi seraya menambahkan, pengunduran dirinya semata juga bisa meningkatkan regenerasi atlet voli pantai Indonesia.

(A. Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya