JAKARTA - Kegembiraan begitu terasa di wajah para atlet Indonesia penerima bonus. Mereka tak hanya dihargai, tapi juga merasa jerih payahnya membela nama bangsa di SEA Games diganjar oleh bonus setimpal.
Sosok sprinter Suryo Agung Wibowo misalnya, sprinter asal Solo, Jawa Tengah (Jateng) itu begitu ceria diantara ratusan atlet yang memadati Gedung Serba Guna, Senayan, Minggu (20/12/2009). Maklum, karena dia merebut dua medali emas di nomor 100 meter dan 200 meter yang otomatis bonus kencang mengalir ke koceknya. Suryo menerima bonus senilai Rp400 juta.
Pencapaian itu merupakan ulangan dua tahun silam ketika dirinya juga meraih prestasi serupa. Tapi, bedanya kali ini adalah dirinya memiliki strategi dalam menggunakan bonus yang diraihnya. Jika dua tahun lalu sebagian besar ke keluarga, tapi kali ini Suryo memiliki komitmen menggunakan uang itu untuk mendirikan rumah kontrakan.
"Saya sebelumnya tak tahu apa yang akan saya lakukan dengan bonus itu, bahkan saya tak menjawab pertanyaan wartawan di Laos ketika saya berhasil meraih emas di sana," kata Suryo.
Namun, setelah berpikir sepulang dari Laos, mendirikan rumah kontrakan merupakan ide bagus untuk memutar uang bonus tersebut. Apalagi, idenya itu mendapat dukungan penuh dari sang istri. "Istri pastinya mendukung. Kini tinggal mencari letak untuk mewujudkan impian saya tersebut," paparnya.
Suryo berencana akan mencari lahan di bilangan Jakarta untuk segera di bangun rumah kontrakan. Dia berharap rencananya itu akan menjadi pemasukan ketika dirinya setelah pensiun dari dunia atletik.
Meski demikian, Suryo masih terlalu jauh jika memikirkan gantung sepatu. Apalagi, dia masih memiliki keinginan yang belum tercapai. Ya, Suryo ingin menjadi pelari tercepat di Asia.
Karena itu, dia akan mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti Asian Games 2010, Guangzhou. Dia berharap multievent itu akan menjadi pembuktiannya berhasil menaklukkan Benua Kuning.
"Target terdekat saya memang multievent itu, apalagi saya belum meraih prestasi agus di Asian Games. Tapi, saya tak mau terbebani dan memilih berkumpul terlebih dahulu dengan keluarga," cetusnya.
Suryo memang memiliki peluang besar mewujudkan ambisinya, terlebih setelah dirinya memperbaiki rekor SEAG 2009. Dia diharapkan akan kembali mengibarkan bendera Merah Putih di Asian Games.
(Defanie Arianti)