VIENTIANE - Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengadakan tiga agenda besar dalam enam tahun ke depan. Tiga agenda besar tersebut terkait dengan pembinaan dan prestasi atlet, khususnya yang berasal dari Jabar.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan membeberkan, wilayahnya akan menjadi tuan rumah SEA Games 2011, bersama Sumatera Selatan, DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Setahun kemudian bertarung di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau dan bertekad menjadi tuan rumah PON XIX/2016.
Hal ini disampaikan Heryawan saat bertatap muka dengan para atlet Jabar yang meraih medali emas SEA Games di Ventiane. Acara tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Jabar HAM Ruslan dan jajarannya, Kepala Disorda Jabar Amung Ma'mun dan para atlet dan pelatih Jabar yang masih berada di Laos.
Saat menjadi tuan rumah SEA Games, atlet Jabar harus memberikan prestasi lebih besar untuk Merah Putih. Kemudian pada PON di Riau, meski sulit melampau DKI Jakarta, paling tidak bisa mendekati perolehan medali emasnya. Kemudian pada PON 2016, jika ditunjuk KONI Pusat menjadi tuan rumah, maka targetnya juara umum," ujar Heryawan seperti dilaporkan wartawan
okezone, Fetra Hariandja dari Laos.
Heryawan sangat optimis KONI Pusat menunjuk Jabar sebagai tuan rumah PON XIX, karena saingannya hanya Banten. "Bila dilihat dari sarana dan prasana, jelas kami lebih baik dari Banten. Jadi saya optimis Jabar bakal bisa jadi tuan rumah PON 2016," ucapnya.
Pada SEA Games di Laos, atlet Jabar menyumbangkan lima medali emas yaitu Risa Susianti dari balap sepeda MTB nomor downhill putri, Glen Victor dua medali emas dari 100 meter gaya punggung dan estafet 4x100 meter gaya ganti pura, Hans Saputra dari fin swimmping dan Triadi dari estafet 4x100 meter gaya ganti putra.
(Azwar Ferdian)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.