PARIS - Akhirnya, Novak Djokovic berhasil menyudahi perlawanan Gael Monfils untuk merebut gelar Paris Masters 2009. Petenis peringkat tiga dunia itu mengaku kehebatan petenis favorit tuan rumah tersebut.
Ya, Djokovic memang harus bekerja keras untuk memenangkan petarungan ini. Sempat tertinggal 4-1, Monfils mampu bangkit dan berhasil memenangi set kedua dengan skor 7-5.
Perlawanan Monfils terus berlanjut pada set ketiga. Petenis muda asal Prancis itu mampu memaksa Djokovic bermain hingga babak tie break, sebelum akhirnya menang dengan skor 7-6 (7-3) dalam waktu dua jam 43 menit.
Djokovic memuji perlawanan yang diberikan Monfils pada laga ini. "Sungguh sulit melawan Gael," kata Djokovic setelah memenangi gelar kelimanya tahun ini dikutip Reuters, Senin (16/11/2009).
"Gael sangat sulit diprediksi. Dia memukul bola dengan baik dan dia mempunyai servis yang sangat keras. Pada awal pertandingan saya bermain luar biasa, namun kemudian dia bangkit dengan dukungan penuh penonton," puji petenis asal Serbia itu.
Ini merupakan kemenangan ke-76 Djokovic pada tahun ini. Kendati demikian, hasil itu tidak membuat petenis 22 tahun tersebut berhasil merengkuh predikat petenis nomor satu dunia.
(Hendra Mujiraharja)