PALM SPRINGS – Tekad Timothy Bradley jelang laga tarung melawan Manny Pacquiao, patut diberi respek. Bradley tak hanya ingin sekedar mencuri gelar Pacquiao, tapi juga ingin menghajar Pacquiao hingga meringis kesakitan.
The Desert Storm – julukan Bradley, akan menjejaki mimpinya di MGM Arena, 8 Juni mendatang, untuk merebut sabuk kelas welter versi WBO dan juga mempertahankan rekor tak terkalahkannya selama ini.
Dengan gaya bertarungnya yang gemar berhadapan frontal, Bradley akan dengan senang hati menghantam Pacman habis-habisan. Baginya, momen beramah-tamah hanya akan terjadi sebelum pertarungan dimulai sang wasit.
“Saya hanya akan bersentuhan sarung tinju dengannya di tengah ring sebelum pertarungan dimulai. Saya tidak akan sebaik itu ketika bel sudah dibunyikan. Takkan ada yang namanya bersilaturahmi di atas ring nanti,” tukas Bradley kepada ESPN, Sabtu (25/2/2012).
“Saya menantangnya hanya untuk menang…saya akan menyakitinya, saya ingin membuatnya meringis kesakitan. Saya akan mendapatkan respek dengan menyakitinya dan saya akan menang melawannya,” tuntas petinju kelahiran Cathedral City, 28 tahun silam itu.
(Randy Wirayudha)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.