Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabet 10 Medali di Hari Pertama Asian Para Games 2026, Maulana Rifky Sumbang Emas Perdana Indonesia!

Cikal Bintang , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |21:11 WIB
Sabet 10 Medali di Hari Pertama Asian Para Games 2026, Maulana Rifky Sumbang Emas Perdana Indonesia!
Atlet para renang Indonesia, Maulana Rifky Yavianda. (Foto: Instagram/npcindonesia)
A
A
A

2. Potensi Medali di Hari Berikutnya

Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah bertanding di masing-masing cabang olahraga. Dia berharap Indonesia dapat menambah perolehan medali emas pada hari kedua, terutama dari cabang olahraga yang menjadi andalan.

"Raihan ini merupakan kegembiraan bagi kita semua. Semoga besok (Selasa) kita bisa mendulang emas lebih banyak lagi, karena pertandingan di cabor-cabor yang kita unggulkan memang masih baru bermain," ucap Reda Manthovani dikutip dari rilis resmi Komite Paralimpiade Indonesia (NPC Indonesia), Senin (19/10/2026).

Reda menyebut peluang Indonesia untuk menambah medali emas masih terbuka berdasarkan analisis tim. Cabang olahraga boccia dan para bulu tangkis menjadi beberapa nomor yang diharapkan mampu menyumbangkan emas berikutnya.

Maulana Rifky Yavianda. (Foto: Instagram/npcindonesia)
Maulana Rifky Yavianda. (Foto: Instagram/npcindonesia)

"Berdasarkan data analisis yang kita punya, ada beberapa medali emas yang ditargetkan. Insya Allah masih bisa kita dapatkan ya, seperti dari boccia dan bulu tangkis. Nah, itu kalau melihat dari perkembangannya sejauh ini, masih on schedule lah kita dapat. Saya optimis bisa mendulang medali emas di esok atau sampai penutupan ini," tutur Reda.

Peluang Indonesia menambah medali juga terbuka dari cabang para bulu tangkis, khususnya nomor ganda putri SH6. Pasangan Rina Marlina/Apriliyana Sulistyawati berpeluang meraih medali perak, dengan kepastian hasil menunggu pertandingan wakil China melawan China Taipei pada Selasa (20/10/2026).

Pada nomor tersebut, Rina/Apriliyana telah mengalahkan pasangan China Taipei, Yu-yen Wu/Yi-lin Cai, dengan skor 21-19 dan 21-8. Namun, mereka kalah dari pasangan China, Shuangbao Lin/Fengmei Li, dengan skor 6-21 dan 2-21.

"Kemungkinan sudah dapat medali perak, tapi untuk resminya tetap menunggu besok (China vs Taiwan)," ucap Rina.

Kontingen Indonesia juga masih berpeluang menambah medali dari para renang, para balap sepeda, para atletik, dan cabang olahraga lainnya. Indonesia menargetkan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu pada Asian Para Games 2026 yang perebutan medalinya berlangsung hingga Sabtu (24/10/2026).

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement