Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kimi Antonelli Berpotensi Segel Gelar Juara Dunia F1 2026 di GP AS, Toto Wolff Minta Mercedes Tetap Waspada

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |04:11 WIB
Kimi Antonelli Berpotensi Segel Gelar Juara Dunia F1 2026 di GP AS, Toto Wolff Minta Mercedes Tetap Waspada
Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli. (Foto: Instagram/mercedesamgf1)
A
A
A

AUSTIN – Bos tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, mengimbau timnya untuk tidak berjemawa meskipun pembalap mudanya, Kimi Antonelli, berpeluang besar mengunci gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2026 dalam waktu dekat. Gelar juara pertama Antonelli itu tepatnya bisa diraih pada seri mendatang, yakni F1 GP Amerika Serikat (AS) 2026 pada 23-26 Oktober 2026.

Ya, persaingan F1 musim 2026 berpotensi menemukan juaganya di Circuit of the Americas, Austin. Secara matematis, Antonelli berkesempatan mengamankan mahkota juara dunia di ajang tersebut.

Pembalap muda asal Italia itu berpeluang mencatatkan sejarah sebagai juara dunia F1 termuda sepanjang masa. Syaratnya, ia harus unggul minimal 23 poin atas rekan satu timnya, George Russell, pada balapan mendatang.

Antonelli tampil sangat mendominasi sepanjang musim ini bersama Mercedes. Performa konsistennya menempatkan pembalap remaja tersebut di ambang pintu sejarah untuk meraih gelar juara dunia perdananya.

Guna memastikan gelar juara di Austin, Antonelli wajib memenangi balapan utama. Di saat bersamaan, Russell tidak boleh finis lebih tinggi dari posisi kesembilan, dan Lewis Hamilton (Scuderia Ferrari) tidak boleh finis di atas urutan kelima.

Kimi Antonelli. (Foto: Instagram/kimi.antonelli)
Kimi Antonelli. (Foto: Instagram/kimi.antonelli)

Skenario matematis yang cukup spesifik tersebut membuat persaingan gelar juara dunia secara teknis masih terbuka. Kendati demikian, hasil dominan di Austin akan langsung menyegel gelar juara sebelum kompetisi memasuki fase akhir musim.

1. Tetap Membumi

Meski di atas kertas Antonelli unggul sangat jauh, Mercedes memilih untuk tidak memberikan tekanan berlebih agar gelar juara segera dikunci. Toto Wolff menegaskan timnya tetap menerapkan pendekatan bertahap dari satu balapan ke balapan lainnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement