TIM Nasional (Timnas) Voli Putri Indonesia dipastikan melawan Iran di perempatfinal AVC Womens Continental 2026, pada Jumat 28 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB. Jika berhasil menang, maka Garuda Pertiwi bakal mencetak sejarah sekaligus berpotensi mengunci tiket ke Kejuaraan Dunia Voli 2027 hingga tiket Olimpiade 2028.
Ya, Timnas Voli Putri Indonesia berhasil menembus babak delapan besar di ajang AVC Women's Continental 2026. Kepastian tersebut didapatkan setelah skuad Garuda Pertiwi sukses menundukkan Australia dengan skor meyakinkan 3-0 (25-18, 25-17, 25-21) di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, pada Rabu 26 Agustus 2026.
Usai laga, Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian target awal tim untuk lolos dari fase grup B dengan performa yang membanggakan.
"Kami bersyukur dapat meraih kemenangan atas Australia dan memastikan langkah ke babak perempat final AVC Continental 2026. Para pemain menunjukkan semangat juang dan kerja sama yang baik sehingga mampu mencapai target awal untuk lolos ke fase gugur," ungkap Luciana dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (27/8/2026).
Hasil positif atas Australia menempatkan Timnas Voli Putri Indonesia di peringkat keenam klasemen gabungan fase grup. Tantangan berat kini sudah menanti di depan mata, di mana anak asuh Luciana Taroreh harus berhadapan dengan Iran yang finis di posisi kelima klasemen gabungan sekaligus runner-up Pool A.
Menghadapi Iran di babak perempatfinal, Timnas Voli Putri Indonesia membawa modal rekor pertemuan yang cukup kompetitif. Dalam tiga bentrokan terakhir di pentas Asia selama dua tahun ke belakang, Srikandi Indonesia ini sukses mengantongi dua kemenangan, sementara Iran meraih satu hasil positif.
Meski demikian, Luciana mengingatkan Iran tetaplah lawan tangguh yang memiliki kualitas serta pengalaman matang di level internasional. Oleh karena itu, persiapan fisik dan mental yang matang terus dimatangkan oleh jajaran pelatih demi meredam perwakilan Asia Barat tersebut.
"Di perempatfinal nanti kami akan menghadapi Iran, tim yang memiliki kualitas dan pengalaman yang sangat baik. Kami akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menghadapi pertandingan tersebut," tegas Luciana.
Pertandingan penentuan ini menyimpan makna yang sangat besar bagi sejarah voli putri nasional. Sejak pertama kali berpartisipasi di kejuaraan ini, pencapaian terbaik Indonesia mentok di peringkat kelima yang diraih pada edisi 1979 silam di tengah absennya mereka pada turnamen edisi sebelumnya.
Jika mampu melewati adangan Iran dan melaju ke babak semifinal atau tiga besar, Indonesia dipastikan mencetak rekor baru sekaligus membuka peluang emas lolos ke Volleyball World Cup 2027 serta tiket menuju Olimpiade 2028. Seluruh elemen tim kini fokus menjaga kestabilan mental dan meminimalkan kesalahan sendiri di atas lapangan.
"Kunci bagi tim Indonesia adalah menjaga konsistensi permainan dan meminimalkan unforced errors. Jika para pemain mampu bermain lebih stabil, disiplin, dan fokus sepanjang pertandingan, kami yakin dapat memberikan perlawanan terbaik," pungkas Luciana.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.