Dalam konferensi pers di Zandvoort, Verstappen menolak membeberkan detail apa pun mengenai kontraknya dengan Red Bull. Sementara itu, sang ayah, Jos, menegaskan Red Bull kini perlu menemukan kembali performanya dan kembali ke level yang diharapkan dari tim tersebut.
Namun, keyakinan terhadap proyek ini tetap terjaga. Jos mengisyaratkan keyakinan itulah yang memainkan peran penting dalam keputusan untuk menyepakati kontrak baru.
Mantan penasihat senior Red Bull, Helmut Marko, juga meyakini Verstappen menetapkan syarat-syarat yang jelas sebelum berkomitmen pada masa depannya bersama tim hingga akhir tahun 2030. Jika pembalap asal Belanda itu menuntaskan seluruh masa kontrak barunya, ia akan telah menghabiskan 15 musim membalap untuk Red Bull di Formula 1.
Namun, Marko tidak yakin apakah komitmen yang diperbarui dan rasa saling percaya di antara kedua belah pihak akan langsung berdampak pada peningkatan performa di lintasan. Pria asal Austria itu memperkirakan juara dunia 4 kali itu akan menghadapi sejumlah sirkuit yang berpotensi menyulitkan dalam balapan-balapan mendatang, mengingat Zandvoort telah memberikan gambaran mengenai tantangan yang mungkin dihadapi Red Bull.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.