Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Charles Leclerc Ikuti Langkah Lewis Hamilton Pertanyakan Strategi Ferrari di GP Belanda 2026

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2026 |15:05 WIB
Charles Leclerc Ikuti Langkah Lewis Hamilton Pertanyakan Strategi Ferrari di GP Belanda 2026
Charles Leclerc Ikuti Langkah Lewis Hamilton Pertanyakan Strategi Ferrari di GP Belanda 2026 (Instagram/@charles_leclerc)
A
A
A

JAKARTA - Charles Leclerc mengikuti jejak rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang mempertanyakan strategi Ferrari saat F1 GP Belanda 2026. 

1. Pertanyakan Strategi Ferrari

Ferrari tampaknya telah mengatasi kesalahan strategi yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Ferrari tampak kesulitan menjalankan rencana yang tepat di Zandvoort. Keputusan yang diambil justru merugikan kedua pembalapnya, yaitu Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. 

Setelah memberikan keunggulan kondisi ban yang signifikan dibandingkan para pemimpin balapan, sang juara dunia tujuh kali memiliki keunggulan kecepatan yang nyata atas Leclerc. Hamilton berhasil mendekati posisi tepat di belakang rekan setimnya itu. 

Namun, alih-alih menukar posisi, Ferrari justru memanggil Leclerc untuk masuk pit dengan strategi yang jauh lebih lemah. Itu pun dilakukan setelah membuang banyak waktu Hamilton akibat kurangnya urgensi dalam pengambilan keputusan.

Lewis Hamilton dan Charles Leclerc melaju di F1 GP Barcelona-Catalunya 2026 (Foto: Scuderia Ferrari)
Lewis Hamilton dan Charles Leclerc melaju di F1 GP Barcelona-Catalunya 2026 (Foto: Scuderia Ferrari)

"Saya tidak begitu mengerti mengapa kami harus masuk pit begitu dekat dengan waktu pit stop George, karena hal itu sebenarnya sama saja dengan memastikan diri finis di belakang George," ujar Leclerc kepada Sky Sports, melansir Crash, Senin (24/8/2026).

"Dengan selisih dua atau tiga lap, bagi saya, tidak banyak yang bisa saya lakukan," ucpanya. 

Leclerc mengaku bannya masih memiliki performa. "Tentu saja, Lewis dan saya menjalani strategi yang berbeda saat itu. Tetapi menurut saya, langkah yang tepat adalah tetap berada di lintasan lebih lama," ucapnya.

Namun, ia melanjutkan, pada akhirnya begitulah kenyataannya.

"Saya rasa kami sedikit kurang beruntung dengan waktu keluarnya virtual safety car. Terpenting, menurut saya kami tidak tampil maksimal saat kualifikasi kemarin. Kami harus menanggung akibatnya dengan memulai balapan dari posisi yang lebih belakang," tuturnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement