Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Verstappen Perpanjang Kontrak di Red Bull hingga 2030, Gajinya Dikabarkan Tembus USD100 Juta

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |02:03 WIB
Verstappen Perpanjang Kontrak di Red Bull hingga 2030, Gajinya Dikabarkan Tembus USD100 Juta
Verstappen Perpanjang Kontrak di Red Bull hingga 2030, Gajinya Dikabarkan Tembus USD100 Juta (Instagram/@maxverstappen1)
A
A
A

JAKARTA - Max Verstappen memperpanjang kontraknya di Red Bull Racing hingga 2030. Usai perpanjangan kontrak tersebut, muncul rumor gaji Verstappen naik signifikan hingga tembus USD100 juta. 

1. Gaji Verstappen

Menjelang akhir pekan balapan di Zandvoort, beredar kabar Verstappen akan mendapatkan tambahan gaji sekitar 10 juta euro dibandingkan saat ini, melansir gpblog, Rabu (26/8/2026). Gaji pembalap berusia 28 tahun itu sebelumnya diperkirakan sebesar 60 juta euro per tahun, yang kemudian akan naik menjadi 70 juta euro. Angka tersebut kabarnya sudah menempatkan Verstappen di atas pendapatan Lewis Hamilton di Ferrari. Menurut rumor, juara dunia tujuh kali itu menerima sekitar enam puluh juta euro per tahun.

Jurnalis F1 Joe Saward melaporkan, gaji Verstappen telah dinaikkan dengan jumlah yang jauh lebih besar. Menurut jurnalis asal Inggris tersebut, Verstappen saat ini mengantongi 75 juta dolar per tahun atau sedikit di atas 64 juta euro. Kesepakatan itu ditandatangani pada awal 2022 sebagai perpanjangan lima tahun dari kontrak sebelumnya. 

Pembalap Red Bull Max Verstappen (Instagram/@maxverstappen1)
Pembalap Red Bull Max Verstappen (Instagram/@maxverstappen1)

Kontrak tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung dari tahun 2024 hingga 2028. Selama periode itu, ia memenangkan dua gelar juara dunia lagi, yang semakin meningkatkan nilai dirinya.

Kontrak baru ini kabarnya bernilai gaji pokok sekitar USD100 juta, dengan bonus yang berpotensi mendongkrak angka tersebut hingga melampaui USD120 juta. Jumlah ini sekitar 102 juta euro per tahun. 

Hal tersebut akan menjadikan gaji Verstappen sebagai yang tertinggi di grid. sementara Hamilton tetap menempati peringkat kedua dalam daftar tersebut. Charles Leclerc dikabarkan menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi ketiga, dengan pendapatan 29 juta euro per tahun.

 

2. Verstappen Bungkam 

Dalam konferensi pers di Zandvoort, Verstappen menolak membeberkan detail apa pun mengenai kontraknya  dengan Red Bull. Sementara itu, sang ayah, Jos, menegaskan Red Bull kini perlu menemukan kembali performanya dan kembali ke level yang diharapkan dari tim tersebut. 

Namun, keyakinan terhadap proyek ini tetap terjaga. Jos mengisyaratkan keyakinan itulah yang memainkan peran penting dalam keputusan untuk menyepakati kontrak baru.

Mantan penasihat senior Red Bull, Helmut Marko, juga meyakini Verstappen menetapkan syarat-syarat yang jelas sebelum berkomitmen pada masa depannya bersama tim hingga akhir tahun 2030. Jika pembalap asal Belanda itu menuntaskan seluruh masa kontrak barunya, ia akan telah menghabiskan 15 musim membalap untuk Red Bull di Formula 1.

Namun, Marko tidak yakin apakah komitmen yang diperbarui dan rasa saling percaya di antara kedua belah pihak akan langsung berdampak pada peningkatan performa di lintasan. Pria asal Austria itu memperkirakan juara dunia 4 kali itu akan menghadapi sejumlah sirkuit yang berpotensi menyulitkan dalam balapan-balapan mendatang, mengingat Zandvoort telah memberikan gambaran mengenai tantangan yang mungkin dihadapi Red Bull.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement