Nama lain yang juga berkembang melalui ajang ini adalah Muhammad Kiandra Ramadhipa. Pembalap muda yang kini berlaga di Red Bull MotoGP Rookies Cup dan Moto3 Junior tersebut pernah bersaing di kelas 250cc Pertamina MRS pada musim 2023.
Tak kalah membanggakan, Fadillah Arbi Aditama juga menjadikan Pertamina MRS sebagai bagian penting dalam perjalanan kariernya. Lulusan Astra Honda Racing School angkatan 2018 ini mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangi balapan FIM JuniorGP Moto3 di Catalunya pada 2023 serta pernah tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 Mandalika.
Setelah tiga musim berkompetisi di Eropa dan berlaga di Asia Road Racing Championship (ARRC) AP250 pada 2025, Arbi kini naik ke kelas Supersport 600 bersama Astra Honda Racing Team melalui Pertamina MRS 2026. Menurut Arbi, kejuaraan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter seorang pembalap.
"Pertamina MRS menurut saya sangat penting karena membentuk mental dan mindset pembalap. Saya berharap dari ajang ini akan melahirkan banyak talenta Indonesia yang mampu bersaing di level internasional," ujarnya.
Semangat yang sama dirasakan Giovanni Cornelius Gani, pembalap muda asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, dari tim Honda MTS AR Speed ASH21. Baginya, Pertamina MRS menjadi tempat belajar sekaligus mengasah kepercayaan diri untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi.