Menurut Bezzecchi, kegugupan saat berada di garis start adalah perasaan konstan yang ia rasakan sejak mulai balapan motor mini hingga di level tertinggi MotoGP.
"Tekanannya tetap sama. Maksud saya, saat Anda berada di grid pada hari Minggu, Anda merasakan tekanan besar, bahkan jika Anda mulai dari posisi terakhir sekalipun," sambung Bezzecchi.
Rekan setim Jorge Martin itu juga menambahkan bahwa meski rekornya terhenti, ia merasa lega karena tetap bisa finis dengan cara yang layak dan kompetitif. Apalagi ia sempat mengalami kecelakaan di sesi sprint race.
Kabar baiknya, Bezzecchi tetap berhasil memperlebar jarak di klasemen sementara. Ia kini unggul 11 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.