ALASAN kenapa Hendra Setiawan jarang berkeringat saat sedang bertanding menarik untuk diketahui. Pasalnya, hal ini sangat jarang terjadi pada pemain lain.
Jika dicermati lebih jauh, bulutangkis seharusnya merupakan olahraga yang sangat melelahkan. Dalam lapangan yang berukuran panjang 13,40 yang dibagi dua dan lebar hanya 6,10 meter (m), setiap pemain harus terus bergerak ke berbagai sisi lapangan.

Mulai dari ke depan, belakang, kanan, kiri, melompat hingga bahkan menjatuhkan badan. Pergerakan tubuh yang terus menerus dilakukan ini seharusnya membuat tubuh cepat lelah dan mengucurkan banyak sekali keringat.
Namun faktanya, jika kita melihat pebulu tangkis legendaris Indonesia, Hendra Setiawan, sangat jarang berkeringat saat bertanding. Walau pertandingan berjalan sangat sengit dan intens, ia hanya berkeringat sewajarnya dan tidak sampai membuatnya mandi keringat seperti pebulu tangkis lain.
Lantas apa rahasia Hendra Setiawan sampai jarang berkeringat seperti itu? Apakah ada hal khusus yang dilakukan oleh pasangan Mohammad Ahsan itu?
Jawabannya adalah karena Hendra bermain bukan mengandalkan otot dan tenaga. Akan tetapi, juara dunia tiga kali itu lebih mengandalkan akalnya saat bermain.
Dalam setiap pertandingan, Hendra berusaha meminimalisir pergerakan yang tak perlu. Dirinya juga selalu tampil kalem dan tidak meledak-ledak agar tidak ada energi yang terbuang sia-sia.
Di setiap kesempatan, Koh Hendra lebih banyak melakukan placing atau menempatkan shuttlecock di posisi yang sulit dijangkau oleh setiap lawan-lawannya. Hal itu pun dilakukan dengan mengandalkan intuisi dan teknik yang dimilikinya tanpa menggunakan power berlebih.
Dengan melakukan hal ini, Hendra tidak akan cepat kelelahan. Sebaliknya, penempatan cerdas dari Hendra akan membuat lawan berlarian hingga jatuh bangun untuk menyelamatkan shuttlecock. Alhasil, stamina lawan akan lebih cepat terkuras.
Hal ini dilakukan Hendra Setiawan semata-mata karena usianya yang sudah tidak lagi muda. Dengan usia yang sudah menginjak 39 tahun, tentu ia tidak mampu lagi untuk bermain seperti atlet-atlet lain yang masih muda.
Namun dengan bekal pengalaman dan teknik penempatan yang mumuni itu, Hendra terbukti masih mampu bersaing dengan para atlet muda. Ia mengandalkan kecepatan dan power dalam permainannya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.