Akan tetapi, untuk saat ini juara Denmark Open 2022 itu masih belum mau memikirkan perang saudara tersebut. Sebab, sekarang mereka masih fokus untuk mempersiapkan diri tampil di Malaysia Open 2023, yang merupakan turnamen pembuka dari gelaran BWF World Tour tahun ini pada 10-15 Januari mendatang.

“Indonesia Masters kan pertandingan ketiga ya (di 2023), yang penting sekarang kita fokus dulu di Malaysia Open. Jadi satu satu, tidak terlalu berpikir untuk Indonesia Masters, yang penting Malaysia dulu,” jelas pemain berusia 27 tahun itu.
Untungnya, di turnamen Super 1000 itu Fajri tak berjumpa dengan sesame pasangan Indonesia juga di babak 32 besar. Mereka ditantang oleh Christo Popov/Toma Junior Popov dari Prancis.
(Hakiki Tertiari )