“Tetapi, jika keadaannya begitu buruk, seharusnya tim mengubah cara kerjanya dalam memberi bantuan,” sambungnya.
Juara dunia MotoGP 2021 itu pun menyebut dirinya harus membuat keputusan berisiko pada paruh kedua musim. Sayang, keadaan tersebut tak dibarengi dengan hasil yang diharapkan.

“Saya harus mengambil risiko dalam membuat keputusan. Hal itu terjadi pada paruh kedua musim,” jelas Quartararo.
“Kami mencoba banyak hal dan saya sudah mendekati batas. Tetapi, saya tak dapat menikmatinya. Pendekatan ini mengakibatkan saya tak mendapat poin yang diinginkan,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.