Melihat penampilan Ahsan/Hendra, Rionny mengakui adanya kehilangan fokus bermain di game ketiga. Meski gagal menjadi juara, ia melihat Ahsan/Hendra sudah maksimal, apalagi di usianya yang sudah tidak muda lagi.
"Di final, saya lihat Ahsan/Hendra ada penurunan fokus terutama di game ketiga, tapi memang dengan usia dan kondisi dari babak awal sudah main habis-habisan hasil ini maksimal buat mereka," kata Rionny, dilansir dari rilis PBSI, Senin (12/12/2022).

Sementara itu, Rionny mengakui Fajar/Rian memiliki kemampuan bagus, tetapi fokus menjadi masalah utama di poin-poin krusial. Ia menjelaskan Fajar/Rian terkadang bermain kurang konsisten dan harus bisa lebih sabar lagi.
"Sama dengan Fajar/Rian, secara skill sudah bagus sekali, tapi lagi-lagi fokus di poin-poin penting kadang belum konsisten, bagaimana mereka harus lebih sabar lagi," ucapnya.
Fajar/Rian sebenarnya bisa melaju ke babak final untuk menghadapi Ahsan/Hendra. Namun, langkah mereka terhenti di babak semifinal usai kalah dari Liu/Ou dengan skor 20-22, 11-21, dan 19-21.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.