Share

Menurut Sebastian Vettel, Max Verstappen dan Lewis Hamilton Bukanlah Talenta Terbaik F1

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 23 November 2022 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 37 2712947 menurut-sebastian-vettel-max-verstappen-dan-lewis-hamilton-bukanlah-talenta-terbaik-f1-YtJYS9GoLg.JPG Sebastian Vettel sebut talenta terbaik F1 sepanjang kariernya (Foto: REUTERS)

MENURUT Sebastian Vettel, Max Verstappen dan Lewis Hamilton bukanlah talenta terbaik F1. Pembalap asal Jerman itu menyebut Kimi Raikkonen sebagai talenta terbaik.

Sebastian Vettel memutuskan pensiun setelah musim F1 2022 ini berakhir. Setelah 15 tahun berkarier, Vettel memutuskan untuk gantung setir pada usia 35 tahun.

Max Verstappen dan Lewis Hamilton

Dia sudah kenyang bersaing dengan talenta-talenta terbaik F1. Vettel pun sudah bersaing dengan banyak pembalap hebat sepanjang kariernya, termasuk Fernando Alonso dan Michael Schumacher.

Yang terbaru adalah Max Verstappen dan Lewis Hamilton. Keduanya merupakan raja F1 pada beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, bukan dua nama itu juga yang menjadi lawan terberatnya selama kariernya. Satu nama diluar dugaan menjadi pembalap yang dikaguminya adalah Kimi Raikkonen.

Menurut Vettel, pembalap yang berkarier sejak 2001 hingga 2021 itu mempunyai bakat alami yang langka. Misalnya, dia selalu bisa menyesuaikan diri dengan cepat dalam mengendarai mobil apapun.

“Saya pikir Kimi sebenarnya adalah bakat alami terbesar yang pernah saya temui,” klaim Vettel dikutip laman Formula1news, Rabu (23/11/2022).

“Jika dalam hal kecepatan saja, (bakat) itu (bisa) terlihat saat dia mengendarai mobil, tentu saja, (tak hanya itu) tetapi itu juga terlihat dalam performa mobil lainnya,” lanjutnya.

“Jika diterapkan untuk berganti mobil setiap hari setelah sepuluh hari, dia akan mengalahkan orang lain, itu karena dia sangat alami, tidak butuh waktu baginya untuk beradaptasi dengan mobil, untuk melakukan apa yang dibutuhkan mobil,” ucap Vettel.

 Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen

“Jika Anda memberinya setir, dia tahu apa yang harus dilakukan dengannya,” lanjutnya.

“Kadang-kadang Anda merasa itu tidak adil, Anda harus membiasakan diri terlebih dahulu dan memahami trek atau kondisinya, tetapi baginya itu hanya boom! (Sekejap saja),” pungkasnya.

Raikkonen sendiri baru memutuskan pensiun pada musim lalu sebagai pembalap Alfa Romeo. Dia gantung setir dengan meraih gelar juara dunia sekali pada 2007 silam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini