Share

Breaking News: Tokoh Bulutangkis Indonesia Justian Suhandinata Meninggal Dunia

Reinaldy Darius, Jurnalis · Sabtu 05 November 2022 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 05 40 2701369 breaking-news-tokoh-bulutangkis-indonesia-justian-suhandinata-meninggal-dunia-UqN1bvlVdg.jpeg Justian Suhandinata (kiri) tokoh bulutangkis Indonesia meninggal dunia (Foto: PBSI)

TOKOH bulutangkis Indonesia Justian Suhandinata meninggal dunia pada usia 75 tahun di Rumah Sakit Bumrungrad, Bangkok, Thailand, Jumat 4 November 2022 pukul 21.25 WIB. Semasa hidup, beliau adalah tokoh yang berjasa untuk pembinaan dan prestasi olahraga tepok bulu tanah air.

Sebelumnya, tokoh bulutangkis kelahiran Bandung, 20 November 1946 tersebut memang telah dibawa ke Thailand karena penyakitnya. Justian Suhandinata kesulitan berjalan karena terjatuh hingga menyebabkan tulang belakangnya sakit. Kendati demikian, dalam usahanya untuk pulih sejak berada di Bangkok pada 5 Oktober 2022, Justian mengalami serangan stroke hingga berpulang.

Justian Suhandinata

Meninggalnya Justian dikonfirmasi oleh Juniarto Suhandinata, adik dari Justian. "Benar Pak Justian meninggal dunia di Rumah Sakit Bumrungrad, Bangkok, Thailand, Jumat sekitar pukul 21.25 WIB akibat sakit stroke. Mohon doanya," kata Juniarto, Sabtu (5/10) pagi.

Justian meninggalkan seorang istri, Poppy Tumengkol, yang juga merupakan mantan pemain Tim Uber Indonesia pada 1969 dan 1972, beserta empat anak dan tujuh cucu. Justian merupakan Ketua Umum PB Tangkas Jakarta.

PB Tangkas Jakarta sendiri telah sukses melahirkan berbagai atlet bulutangkis tanah air hingga membawa pulang medali Olimpiade melalui Ricky Soebagja/Rexy Mainaky di Atlanta 1996. Selain itu, juga ada 10 gelar juara dunia, 9 juara All England, dan 10 medali emas Asian Games, yang terakhir dipersembahkan lewat Jonatan Christie pada 2018.

Atas dedikasinya untuk bulutangkis internasional, Justian memperoleh gelar kehormatan sebagai satu-satunya orang Indonesia yang mendapatkan penghargaan Honorary Life Vice President dari BWF. Penghargaan ini diserahkan dalam forum AGM BWF pada 20 Mei 2017 di Gold Coast, Australia.

Kepergian Justian pun diratapi oleh Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman. Sebab, beliau merupakan tokoh bulutangkis Indonesia yang berdedikasi tinggi.

"Kami ikut berduka cita atas berpulangnya tokoh bulutangkis nasional dan internasional, Bapak Justian Suhandinata. Dunia bulutangkis Indonesia tentu kehilangan dengan kepergian tokoh yang mendedikasikan hidupnya hanya untuk kemajuan bulutangkis Indonesia dan dunia. Banyak jasa dan prestasi beliau untuk kemajuan prestasi bulutangkis Indonesia. Bahkan hingga akhir hayatnya, Pak Justian masih berkiprah sebagai Dewan Penasihat PP PBSI 2020-2024. Mewakili PBSI dan insan bulutangkis Indonesia, sekali lagi saya mengucapkan rasa duka cita dan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Pak Justian hingga akhir hayat," kata Agung.

Follow Berita Okezone di Google News

Kiprah Justian di bulutangkis, begitu panjang. Mulai dari sebagai pemain nasional dengan masuk tim bayangan Piala Thomas 1967. Walaupun sempat menekuni bulutangkis, bakat Justian memang lebih menonjol di bidang organisaasi. Mulai sebagai sektetaris PB Tangkas, kemudian naik menjadi Ketua Bidang Pembinaan PBSI Jakarta Selatan, dan naik jadi Ketua Unum PBSI Jakarta Selatan. Lalu menjadi anggota Komisi Teknik PBSI DKI Jakarta, hingga Ketua Pengprov PBSI DKI Jakarta.

 Suhandinata CupFoto: Ajang kejuaraan Suhandinata Cup 2022

Langkahnya makin maju dengan menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi PP PBSI, dan Wakil Ketua Umum PP PBSI, Sekretaris Dewan Pengawas PP PBSI, sampai menjadi Vice President BWF 1993-1995, dan jabatan terakhir adalah Council Member BWF. Terakhir juga sebagai Dewan Penasihat PP PBSI 2020-2024.

Selama berkecimpung di bulutangkis, Justian pada 2008 juga sukses menggolkan nama Suhandinata Cup untuk diperebutkan sebagai trofi kejuaraan bulutangkis beregu campuran junior atau BWF World Junior Mixed Team Championship. Suhandinata, adalah ayah Justian, tokoh yang bersama Sudirman mempersatukan organisasi bulutangkis yang sempat terpecah dengan menjadi organisasi BWF di Tokyo 1981.

Justian pula yang menginisiasi digelarnya Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior Perseorangan yang cikal bakalnya dengan menggelar Invitasi Bulutangkis Dunia Junior Bimantara (BWJBI) di Jakarta tahun 1986. Ajang internasional ini akhirnya sejak 1992 menjadi event. resmi BWF yang dipertandingkan saban tahun hingga kini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini