Share

Hampir Kalah di MotoGP San Marino 2022, Francesco Bagnaia Akui Kualitas Enea Bastianini

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Senin 05 September 2022 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 38 2660937 hampir-kalah-di-motogp-san-marino-2022-francesco-bagnaia-akui-kualitas-enea-bastianini-8oy5lmo9a3.jpg Francesco Bagnaia akui kualitas Enea Bastianini (Foto: Twitter/PeccoBagnaia)

HAMPIR kalah di MotoGP San Marino 2022, Francesco Bagnaia akui kualitas Enea Bastianini. Francesco Bagnaia menyebut calon pendampingnya di Ducati Lenovo pada MotoGP 2023 itu terlalu kencang.

Francesco Bagnaia tampil gemilang dengan mendominasi pada hampir sepanjang balapan di Sirkuit Misano, Minggu 4 September 2022. Mengawali balapan di posisi kelima imbas penalti di grid, pembalap Ducati Lenovo itu langsung melesat ke posisi pertama hanya dalam beberapa lap.

Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia

Namun bukan berarti Bagnaia tidak mendapat ancaman selama balapan tersebut berlangsung. Bahkan, dia nyaris kehilangan kemenangan di tangan pembalap Gresini, Bastianini.

Walau demikian, pada akhirnya Bagnaia menang dengan jarak hanya 0,034 detik. Padahal, Bagnaia sudah berusaha untuk membuka jarak. Dia pun menyebut jika Bagnaia terlalu cepat.

“Pada putaran terakhir, saya mencoba untuk menekan dan membuka jarak. Tetapi, Enea terlalu cepat. Saya senang dengan kemenangan kali ini. Saya tak memulai balapan dengan baik dari posisi kelima, tetapi kami berhasil,” kata Bagnaia pada rilis resmi MotoGP, Senin (5/9/2022).

Bagnaia mengaku senang dengan hasil yang didapatkannya. Terlebih sebenarnya temperatur ban di awal balapan tak terlalu optimal, dan beberapa kali mendapat ancaman dari rivalnya.

 Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia

“Saya sangat senang. Balapannya sangat bagus. Karena saya sempat kesulitan ketika awal, akibat tingkat grip yang tak terlalu tinggi. Hal itu membuat saya kesulitan untuk menemukan grip. Kemudian bahan bakar mulai turun dan kondisi ban semakin membaik secara bertahap,” ujarnya.

Dengan hasil kemenangan itu, Bagnaia berhasil mencatatkan empat kemenangan beruntun. Raihan itu sekaligus membuatnya cetak sejarah dengan menjadi rider Ducati pertama yang sukses catatkan empat kemenangan secara berturut-turut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini