Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tampil Penuh Kejutan Sepanjang Tahun Ini, Ganda Campuran asal Eropa Optimistis Bersaing di BWF World Championship 2022

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Jum'at, 19 Agustus 2022 |12:54 WIB
Tampil Penuh Kejutan Sepanjang Tahun Ini, Ganda Campuran asal Eropa Optimistis Bersaing di BWF World Championship 2022
Ganda campuran Prancis, Thom Gicquel/Delphone Delrue siap bersaing dengan jagoan Asia di BWF World Championship 2022 (Foto: BWF)
A
A
A

TAMPIL penuh kejutan sepanjang tahun ini, ganda campuran asal Eropa optimis bersaing di BWF World Championship 2022. Seperti diketahui, negara-negara asal benua biru turut ambil bagian di BWF World Championship 2022, yang bergulir 22-28 Agustus 2022, di Tokyo, Jepang.

Mereka pun optimis bisa memberi kejutan di BWF World Championship 2022. Pasalnya, para wakil asal Eropa itu telah menunjukkan keperkasaannya kompetisi di tahun 2022.

Mathias Christiansen/Alexandra Boje

(Ganda campuran asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje)

Termasuk di sektor ganda campuran yang digadang-gadang akan menciptakan bintang baru. Meski tanpa wakil Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith, sektor ini masih menyediakan tempat untuk Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark), Robin Tabeling/Selena Piek (Belanda), Mark Lamsfuss/Isabel Lohau (Jerman) hingga Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis).

Untuk nama terakhir yang disebutkan, merupakan pesaing teratas bagi pebulutangkis Asia dalam meraih medali. Mereka sudah menujukkan tajinya sejak bisa menembus peremptfinal Malaysia Open 2022 lalu.

Mereka mampu membuat kesulitan Sang juara, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Meski akhirnya kalah, mereka bisa menciptakan pertandingan yang ketat hingga mencapai skor luar biasa 25-23 dan 22-20.

Sebelum turnamen tersebut, Gicquel/Delrue juga menantang pasangan China tersebut di final Indonesia Masters 2022, walaupun kalah 13-21 dan 14-21. Berkaca dari penampilan tersebut, Gicquel/Delrue mengaku puas dengan perkembangan permainan mereka.

“Pasti ada banyak hal baik. Tetapi tidak baik untuk melakukan pukulan yang bagus ketika Anda melakukan banyak kesalahan. Sangat menyebalkan bermain di level tinggi dan sangat buruk untuk beberapa waktu,” kata Gicquel dikutip laman BWF, Jumat (19/8/2022).

“Hal baiknya adalah kami menyusahkan mereka. Lain kali kita akan menang,” lanjutnya.

Begitu juga dengan pasangan Belanda, Tabeling/Piek. Mereka menandai teror bagi wakil Asia setelah mengalahkan juara dunia Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di Malaysia Masters 2022 lalu. 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement