JAKARTA – Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, menunjukkan peningkatan dalam permainannya di beberapa turnamen terakhir. Mendapati kondisi ini, pelatih tunggal putri pelatnas Indonesia, Herli Djaenudin, berharap Gregoria bisa menembus ranking 10 besar dunia.
Sebagai tunggal putri nomor 1 di Indonesia, banyak yang mengharapkan prestasi yang bagus dari Gregoria. Terlebih pada Juli 2019, dia meraih ranking tertinggi dalam kariernya, yakni peringkat 13 dunia.

Namun, mulai akhir tahun itu hingga memasuki masa pandemi Covid-19, performa Gregoria terus menurun. Pemain kelahiran Wonogiri itu sering tersingkir di babak pertama dan kedua.
Rankingnya pun terus merosot hingga ke posisi 31 dunia pada Juni 2022. Namun, dalam dua turnamen terakhir yang diikutinya pada Juli 2022, performa Gregoria mulai meningkat lagi.
BACA JUGA: Jadi Tunggal Putri Nomor 1 Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung Merasa Terbebani
Pada ajang Malaysia Masters 2022 yang bergulir pada Juli 2022, pemain kelahiran Wonogiri itu mampu menembus partai semifinal. Ini menjadi semifinal pertamanya dalam hampir empat tahun terakhir.
BACA JUGA: Sempat Terpuruk, Coach Herli: Gregoria Mariska Tunjung Mau Main Nothing to Lose Lagi
Kemudian, pada gelaran Singapore Open 2022 pekan lalu, Gregoria melaju hingga perempatfinal. Namun akhirnya, dia dikalahkan wakil China, Wang Zhi Yi.
Pencapaian manis ini membuat peringkatnya mulai merangkak naik lagi. Kini, Gregoria duduk di ranking 26 dunia.