Share

Intip Daftar Atlet Tertua dan Termuda dari Indonesia di SEA Games 2021

Almas Taqiyya, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 43 2596244 intip-daftar-atlet-tertua-dan-termuda-dari-indonesia-di-sea-games-2021-YHCzU2Vgns.jpg Atlet Indonesia di SEA Games 2021. (Foto: Instagram/@timindonesiaofficial)

DAFTAR atlet tertua dan termuda dari Indonesia di SEA Games 2021 menarik dikulik. Sebab, Indonesia mengirim atlet dengan jumlah yang cukup banyak ke ajang SEA Games 2021 yang digelar di Vietnam.

Ya, SEA Games atau South East Asian Games yang merupakan perhelatan ajang olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara ini kembali digelar. Setelah tertunda setahun karena pandemi Covid-19, SEA Games ke-31 akhirnya bisa digelar di Vietnam sejak 12 Mei 2022.

Jokowi lepas kontingen Indonesia di SEA Games 2021

SEA Games sendiri diadakan setiap dua tahun sekali, melibatkan 11 negara di Asia Tenggara. Negara peserta akan saling bertanding memperebutkan gelar juara dalam berbagai cabang olahraga (cabor).

Di penyelenggaraan ke 31 kali ini, SEA Games menghadirkan 40 cabang olahraga yang terdiri dari cabang olahraga Olimpiade, non-Olimpiade, dan tradisional. Namun, Indonesia hanya akan mengikuti 32 cabang olahraga dan menurunkan atlet-atet terbaik untuk mendapat titel empat besar di SEA Games tahun ini.

Tidak dapat dimungkiri, kunci kesuksesan sebuah negara dalam mendapat gelar juara di SEA Games terletak pada kesiapan para atletnya untuk bertanding. Setiap negara tentu secara khusus mempersiapkan atletnya agar tampil prima dan dapat menang di masing-masing cabang olahraga.

Meski terkadang umur seorang atlet dapat dijadikan ukuran performa, namun hal ini tidak selalu berlaku. Nyatanya, baik atlet usia muda maupun senior, masing-masing menunjukkan semangat bertanding untuk menorehkan prestasi di ajang SEA Games 2021.

Berikut daftar atlet tertua dan termuda dari Indonesia di SEA Games 2021:

Atlet Indonesia Tertua di SEA Games 2021

1. Ryan Lalisang (41 tahun)

Ryan Lalisang

Masuk ke deretan atlet tertua di kontingen Indonesia yang berlaga pada SEA Games 2021 adalah Ryan Lalisang. Atlet boling asal Balikpapan yang bernama lengkap Ryan Leonard Lalisang ini telah berhasil menorehkan dua prestasi pada SEA Games 2021 di Hanoi, yaitu 1 medali emas dan 1 medali perunggu.

Medali emas diraihnya dalam nomor ganda putra, berpasangan dengan Hardy Ramhadian. Sementara itu, medali perunggu direbut Ryan di nomor tunggal putra.

Di ajang SEA Games 2019 yang diselenggarakan di Filipina, Ryan Lalisang berhasil membawa pulang emas dari nomor ganda campuran. Saat itu, Ryan dipasangkan dengan Aldila Indryati.

Ryan lahir pada 12 Agustus 1980 di Balikpapan. Kemampuan Ryan di cabang olahraga boling sudah tidak diragukan lagi. Selama hampir dua dekade, Ryan menjadi atlet andalan di tim boling Indonesia.

Salah satu prestasi yang pernah diraih Ryan adalah medali emas di Asian Games 2006. Pada 2017, nama Ryan Lalisang berada di peringkat 14 dalam daftar peboling terbaik Asia.

2. Fachruddin Aryanto (33 tahun)

Fachruddin Aryanto

Dengan usia yang sudah terbilang senior, Fachruddin Aryanto masih menunjukkan performa terbaiknya sebagai bek tengah di Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2021. Pesepakbola yang lahir di Klaten pada 19 Februari 1989 ini bergabung dengan timnas senior pada 2012.

Fachruddin kemudian bermain di Persepam Madura United. Saat ini, ia membela Madura United. Sebelum resmi terjun membela Garuda Muda di ajang SEA Games, Shin Tae-yong turut mengirim Fachruddin mengikuti pemusatan latihan di Korea Selatan.

Fachruddin terpilih bersama dua pesepakbola senior lainnya, yaitu Marc Klok dan Ricky Kambuaya, untuk tanding di SEA Games 2021. Selain sebagai pemain, Fachruddin juga ditunjuk sebagai kapten Garuda Muda.

Atlet Indonesia Termuda di SEA Games 2021

1. Ronaldo Kwateh (17 tahun)

Ronaldo Kwateh

Ronaldo Kwateh masuk jajaran pemain termuda yang mengikuti SEA Games 2021. Lahir pada 19 Oktober 2004, Ronaldo Kwateh merupakan atlet sepakbola Madura United yang telah lama terjun ke dunia sepakbola.

Saat ini, Ronaldo Kwateh berposisi sebagai penyerang. Pada 2017, Ronaldo sudah memulai kariernya sebagai pesepakbola dengan bermain di SBB Pendowoharjo Bantul.

Ia kemudian masuk ke Persib Bandung, Jogja Kickoff Academy United. Pada 2021, dia berhasil bermain untuk Timnas Indonesia U-18, U-23, serta Madura United.

Uniknya, Ronaldo Kwateh sempat dikira pemain naturalisasi oleh media asing saat kedatangannya di Hanoi. Hal itu dikarenakan Ronaldo Kwateh merupakan pesepakbola Indonesia berdarah Liberia sehingga perawakan dan postur tubuhnya pun sedikit berbeda dengan atlet lain dari Indonesia.

Ronaldo Kwateh sendiri memiliki darah Liberia dari sang ayah. Namun, ia lahir dan dibesarkan di tanah kelahiran ibunya, Yogyakarta, Indonesia.

2. Marselino Ferdinan (17 tahun)

Marselino Ferdinan

Selain Ronaldo Kwateh, Marselino Ferdinan juga ikut masuk daftar atlet termuda Indonesia yang memperkuat Timnas Sepakbola di SEA Games 2021. Permainan Marselino dianggap memiliki kontrol dan keseimbangan yang baik ketika terjun ke lapangan.

Tidak heran, Shin Tae-yong memasukkannya ke skuad Timnas di ajang SEA Games 2021. Pria kelahiran Jakarta 9 September 2004 itu pernah masuk daftar 60 pemain muda dengan talenta terbaik versi The Guardian. Namanya disandingkan dengan sederet atlet besar lainnya di berbagai negara, seperti Luka Romero, Gavi, dan Youssoufa Moukoko.

3. Shintia Alliva Mauludina (18 tahun)

Atlet termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021 adalah Shintia Alliva Mauludina. Pevoli Indonesia cantik ini lahir pada 9 Juni 2003. Di Proliga 2022, Shintia membela Jakarta Elektrik PLN dengan posisi sebagai middle blocker.

Sebelumnya, Shintia sempat bermain untuk PBV Bahana Bandung. Pada 2020, ia mulai memperkuat Jakarta BNI 46 dan akhirnya membela Jakarta Elektrik PLN. Performanya yang gemilang lantas membuat banyak pihak menyebut Shintia sebagai calon pevoli unggul Indonesia masa depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini