Jalan yang menghubungkan Hanoi dengan kota-kota besar Vietnam lainnya dapat dilalui melalui jalur kereta api yang menyediakan akses ke pelabuhan. Banyak monumen dan istana Hanoi berusia berabad-abad telah dihancurkan oleh agresi militer dan perang saudara, namun masih ada beberapa titik bersejarah.
Salah satunya, sektor Pusat Benteng Kekaisaran Thang Long yang dibangun pada abad ke-11 dan ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada 2010. Hanoi dikenal dengan bangunan sejarah bergaya Prancis dan China.
Kota ini sudah terkenal di kalangan turis yang mempunyai konsep liburan backpacking. Tidak saja menawarkan gaya hidup dengan biaya yang tak terlalu mahal, Hanoi juga memberikan suasana yang terasa lebih tenang ketimbang Ho Chi Minh City. Kota Ho Chi Minh merupakan kawasan yang juga populer sebagai tujuan wisata dan mempunyai konsep yang lebih modern.
Hanoi bisa dijadikan referensi bagi mereka yang menyukai galeri seni. Selain itu, pengunjung dapat pula menikmati suasana di Danau Hoan Kiem yang serba asri. Sikap masyarakat Hanoi terbilang santun karena mereka menjunjung nilai budaya.
Banyak ditemukan jajanan kaki lima hingga restoran mewah, baik di Hanoi maupun Ho Chi Minh City. Jika Hanoi dikenal sebagai surga untuk menu sup, maka Ho Chi Minh City lebih dikenal sebagai pusat jajanan yang serba manis.

(Suasana malam di Kota Hanoi. (Foto: Instagram/@_dnguyenvsp)
Keberadaan bar banyak ditemui di Hanoi. Sementara di Ho Chi Minh City, kedai kopi sangat mudah didapati. Sebagaimana layaknya kota besar, Hanoi juga menawarkan kehidupan malam. Terdapat beragam pilihan yang bisa dituju, mulai dari kelab malam hingga bar. Kehidupan malam di Hanoi berpusat di Old Quarter. Di Old Quarter ini, banyak terdapat bangunan kuno yang eksotis.