3. Kehilangan 2 Liter Keringat Ketika Balapan

Setiap balapan para pembalap MotoGP pasti lebih dulu ditimbang. Uniknya, setiap kelar balapan para pembalap MotoGP kerap kehilangan 1,5-2,5 kilogram.
Hal itu disinyalir karena keringat yang terkuras ketika balapan. Tak heran, karena baju pelindung yang pekat maupun kondisi cuaca, bisa jadi faktor keringat yang terkuras.
Bahkan, diketahui selama balapan, pembalap MotoGP bisa kehilangan 2 sampai 5 liter sekali balapan. Sebab demikian, itu berpengaruh kepada bobot si pembalap.
Melansir dari Spedweek, salah satu pembalap MotoGP, Marc Marquez pernah kehilangan 90 liter keringat selama menjalani satu musim balapan. Dalam satu musim itu terdiri dari 18 seri, yang terhelat pada 2016 silam.
2. Keliling Dunia 9 Bulan Dalam Satu Tahun

Menjadi pembalap MotoGP bukan hanya dituntut punya konsentrasi khusus ketika balapan. Tapi, juga harus siap tinggal jauh dari keluarga. Pasalnya, seorang pembalap MotoGP bisa keliling dunia hingga 9 bulan dalam satu tahun menjalani musim MotoGP.
Ambil contoh seperti musim ini. Terdiri dari 21 seri, yang dimulai Maret dan berakhir di bulan November nanti. Para pembalap MotoGP sudah ditunggu jadwal yang padat.
Di balik jadwal padat itu, para pembalap MotoGP harus siap melancong ke seluruh belahan dunia. Di seri pertama mereka mulai di Asia, tepatnya di Qatar dan berlanjut ke Indonesia. Kemudian, berlanjut ke benua Amerika dan saat ini sedang masuk seri benua Eropa.