PEMBALAP Pramac Racing, Jorge Martin buka suara setelah mengalami insiden yang cukup mencekam dengan Francesco Bagnaia di MotoGP Qatar 2022. Sebagaimana diketahui, usai kejadian itu, kedua pembalap tidak bisa melanjutkan balapan di Sirkuit Losail, Qatar.
Jorge Martin mengaku ketakutan ketika mengalami kejadian itu. Pembalap 24 tahun itu tergelincir dengan sangat cepat dan berada di antara dua motor yang kehilangan kendali.

Insiden itu terjadi pada putaran ke-12, setelah Francesco Bagnaia kehilangan traksi pada roda depannya. Pembalap asal Italia itu pun terjatuh, hingga menyeret Jorge Martin dan membuat keduanya keluar dari lintasan.
"Ini adalah pertama kalinya saya takut akan hidup saya. Saya masuk ke kerikil dengan sangat cepat dan saya berada di antara dua motor,” ungkap Jorge Martin dilansir dari Speedweek, Senin (7/3/2022).
Kejadian membuat Jorge Martin merasa kesakitan pada bagian tangan kanannya. Hal itu diakibatkan setelah pembalap berkebangsaan Spanyol itu mengalami benturan dengan motor yang ditunggangi Francesco Bagnaia.
“Saya terkena motor dia (Bagnaia) dan kemudian rasa sakit itu datang,” terang pembalap kelahiran Madird, 29 Januri 1998 tersebut.
Atas insiden itu, Jorge Martin merasa MotoGP Qatar 2022, tidak menjadi hari terbaik baginya. Padahal, Jorge martin memulai balapan dari posisi pertama. Namun, ia justru tidak bisa menyelesaikan balapan, lantaran kejadian itu.

Insiden Jorge Martin di Sirkuit Losail, Qatar (Foto: MotoGP)
“Di Qatar bukan hari terbaik bagi kami, tapi saya tetap semangat melanjutkan perjuangan di balapan selanjutnya,” terangnya.
Sementara itu, Francesco Bagnaia sendiri sudah meminta maaf atas insiden mencekam itu melalui Instagram pribadinya, @pecco63. Ia mengaku menyesal hilang, karena hilang kendali ketika di lintasan.
“Aku sangat menyesal dengan kesalahanku yang melibatkan Jorge Martin. Aku meminta maaf kepada Jorge Martin, Pramac Racing, dan juga Ducati Lenovo,” ucap Bagnaia pada Senin (7/3/2022).
(Hakiki Tertiari )