Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bos Yamaha RNF Ungkap Alasan Rekrut Andrea Dovizioso di MotoGP 2021, karena Terpaksa?

Fitradian Dimas Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 02 Februari 2022 |05:58 WIB
Bos Yamaha RNF Ungkap Alasan Rekrut Andrea Dovizioso di MotoGP 2021, karena Terpaksa?
Pembalap Tim WithU Yamaha RNF, Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Bos Tim WithU Yamaha RNF, Razlan Razali mengakui perekrutan Andrea Dovizioso pada akhir MotoGP 2021 di luar rencana besar mereka. Bisa dikatakan perekrutan Dovizioso karena terpaksa lantaran Maverick Vinales yang pergi dari pabrikan Yamaha serta Franky Morbidelli yang justru ditugaskan mengganti posisi Top Gun di tim tersebut.

Seperti yang diketahui, pembalap berusia 35 tahun itu akan menjadi pembalap utama RNF Racing pada 2022 setelah menandatangani kontrak dengan Yamaha pada lima putaran terakhir tahun lalu. Dia turut mewarnai tren perpindahan para pembalap tahun lalu diawali oleh Maverick Vinales.

Ketika itu, sebenarnya banyak pertimbangan dalam memilih pembalap. Dia harus segera memilih pembalap yang dapat mengisi kursi yang ditinggalkan oleh Franco Morbidelli.

“Kami mendiskusikan situasinya dengan Yamaha pada tahun lalu. saya pikir kami dipaksa. Tetapi, kalimat yang tepat adalah dipengaruhi oleh situasi yang menyangkut Franky dan Maverick,” kata Razali dikutip The Race, Rabu (2/2/2022).

Sejumlah pembalap sebenarnya sudah menjadi pertimbangan. Seperti Toprak Razgatlioglu, Garrett Gerloff hingga Cal Crutchlow. Namun, opsi tersebut tak bisa digunakan dan akhirnya Dovizioso menjadi pilihan akhir.

“Begitu Franky memutuskan menuju tim pabrikan, kami harus memutuskan rider yang bisa balapan bersama kami di lima seri. Kami tidak bisa balapan dengan pembalap berbeda-beda di lima balapan itu,” ujarnya.

Razali pun mengakui situasinya begitu tepat. Apalagi Dovizioso cukup dekat dengan sponsornya yang sekarang, WithU. Keputusan pun akhirnya dibuat untuk mengontrak Dovizioso untuk 2022.

Andrea Dovizioso

“Satu-satunya pembalap yang tersedia ketika itu adalah Andrea. Kebetulan, sponsor kami juga menyukainya. Dan tentunya Andrea tidak mau jika hanya balapan di lima balapan saja. Dia ingin balapan di 2022,” tutur Razali.

Tentunya diharapkan Dovizioso bisa membayar kepercayaan dari Yamaha itu dengan hasil manis di MotoGP 2022. kini yang jadi pertanyaannya adalah, apakah Dovizioso sudah bisa menguasai motor YZR-M1?

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement