JEREZ – Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, gagal mempertahankan gelar juara MotoGP ke musim ini. Meski begitu, Mir tetap mendapatkan pelajaran penting di MotoGP 2021.
Bersatu juara bertahan, Mir sebenarnya memulai MotoGP 2021 dengan cukup apik. Dia menempati posisi ketiga dalam balapan pembuka musim ini yang bertajuk MotoGP Portugal 2021.

Namun, pembalap asal Spanyol itu kesulitan untuk menunjukkan performa apiknya di seri-ser lain. Mir kalah bersaing dari Fabio Quartararo (Monster Energi Yamaha) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).
BACA JUGA: Bukan Valentino Rossi, Casey Stoner Justru Anggap Dani Pedrosa Pembalap Hebat di MotoGP
Mir juga gagal memenangkan satu balapan pun dari 19 seri yang digelar di sepanjang 2021. Pembalap berusia 24 tahun itu hanya berhasil meraih enam podium dengan memperoleh 208 poin.
Mir pun mengakui banyak melakukan kesalahan musim ini hingga berujung hilangnya kans mempertahankan gelar juara. Rekan setim Alex Rins itu akhirnya menempati posisi ketiga di klasemen akhir pembalap.
BACA JUGA: Isi Waktu Libur MotoGP, Francesco Bagnaia Main ke Markas Juventus
Meski gagal mempertahankan gelar juaranya, Mir mengaku banyak mendapatkan pelajaran. Ia menjelaskan telah berjuang keras dan tidak menyerah untuk mendapatkan hasil bagus di akhir musim.
"Secara umum, saya merasa mendapatkan banyak hal berguna tahun ini, misalnya satu hal penting adalah berjuang," kata Mir dilansir dari GPOne, Kamis (16/12/2021).
"Selama musim 2021, saya sudah bertarung sangat keras untuk berusaha dan merebut hasil bagus di akhir musim dan di dalam prosesnya saya belajar untuk selalu berjuang keras dan tidak pernah menyerah," sambungnya
Lebih lanjut, Mir mengaku menikmati musim MotoGP 2021 meski tahun tersulit untuknya. Mir mengatakan senang meski hanya bisa menempati posisi ketiga di akhir kelasemen dan tidak sabar untuk mengendarai GSX-RR di MotoGP 2022.

"Bahkan di musim-musim sulit saya mencoba meraih hasil yang baik dan memaksimalkan setiap situasi. Dan sekalipun tahun ini bukan tahun yang brilian untuk kami, aku betul-betul menikmati comeback, pertarungan yang bagus, dan overtaking yang kulakukan," jelasnya.
"Saya gembira bisa finis ketiga di klasemen akhir pembalap melawan beberapa pesaing yang berat. Dan seluruh pembicaraan tentang pertempuran di atas lintasan membuatku bersemangat untuk menunggangi GSX-RR lagi di 2022," pungkasnya.
(Djanti Virantika)