Miliki Darah Ambon, Pembalap World Superbike Ini Senang Bisa Pulang Kampung ke Indonesia

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Minggu 21 November 2021 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 21 38 2505261 miliki-darah-ambon-pembalap-world-superbike-ini-senang-bisa-pulang-kampung-ke-indonesia-rEQQXiFi7L.jpeg Pembalap World Superbike 2021, Michael van der Mark ternyata memiliki darah Indonesia. (Foto: Fitradian Dimas/MPI)

MANDALIKA - Bagi pembalap Tim SMR BMW Motorrad, Michael van der Mark, race di Sirkuit Mandalika tidak hanya menjadi seri terakhir dari ajang World Superbike (WSBK) 2021. Tapi ajang balapan itu juga menjadi momen baginya untuk pulang kampung lantaran ternyata ia memiliki darah Indonesia.

Van der Mark bisa dibilang 'pulang kampung' ketika sang pembalap Belanda itu tiba di Indonesia untuk menjalani seri penutup WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pasalnya, Van der Mark ternyata memiliki darah Indonesia yang diturunkan oleh sang nenek yang berasal dari Ambon. Sang nenek Yohana Matitaputty menikah dengan warga Belanda dan melahirkan Juliet Matitaputty, yang merupakan ibu Van der Mark.

Baca Juga:ย 5 Momen Unik World Superbike 2021 di Sirkuit Mandalika, Nomor 1 Dilakukan Juara Musim Ini

Pembalap WSBK, Michael van der Mark. (Foto: Fitradian Dimas/MPi)

Pembalap kelahiran 26 Oktober 1992 itu mengungkapkan dirinya mendapat sambutan yang hangat serta dukungan dari warga Indonesia, mengetahui ada pembalap keturunan Indonesia di gelaran WSBK akhir pekan ini.

Apalagi ini merupakan kunjungan pertamanya ke Indonesia. Van der Mark merasa bangga negara asal neneknya itu dapat menyambutnya pulang. Apalagi setelah mendapat sambutan yang begitu positif.

โ€œSungguh menyenangkan akhirnya bisa datang ke Indonesia. Saya berharap bisa lebih lama di Indonesia, dan saya mencintai negara ini,โ€ kata Van der Mark, Minggu (21/11/2021).

โ€œBegitu mereka mengetahui jika nenek saya dari Indonesia, media sosial saya langsung menggila. Ini adalah untuk para penggemar dari Indonesia. Saya bangga akan negara ini,โ€ ujarnya.

Sayang, pembalap berusia 29 tahun itu masih belum memahami banyak Bahasa Indonesia. Van der Mark hanya mengetahui nama sejumlah makanan, selain beberapa perkataan lainnya.

Sirkuit Mandalika. (Foto: WorldSBK)

โ€œSaya tidak mengerti banyak Bahasa Indonesia, dan hanya mengetahui beberapa makanan dan sumpah serapah,โ€ tutur Van der Mark.

Balapan WSBK Indonesia 2021 tentunya menjadi sebuah berkah bagi Van der Mark karena dirinya bisa juga menginjak kaki ke negara asal neneknya. Untungnya kesan pertama Van der Mark terhadap Indonesia sangat baik karena ia benar-benar mengapresiasi balapan di Sirkuit Mandalika tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini