Penyebab Gregoria Mariska Tunjung Takluk dari Akane Yamaguchi di Piala Uber 2020

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 40 2485387 penyebab-gregoria-mariska-tunjung-takluk-dari-akane-yamaguchi-di-piala-uber-2020-GjpSEdj1Sr.jpeg Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Badminton Photo)

AARHUS - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung takluk dari Akane Yamaguchi pada partai pertama kontra Jepang di Piala Uber 2020, Selasa 12 Oktober 2021 malam WIB. Menurut pemaparan Gregoria, dirinya bisa kalah dua gim langsung 7-21 dan 16-21 dikarenakan Yamaguchi bermain lebih baik.

Pada laga yang berlangsung di Aarhus, Denmark, Gregoria bertarung sebagai ujung tombak tim Merah-Putih. Namun ia harus melawan unggulan 5 dunia yang dalam 7 pertemuan terakhirnya, Gregori baru sekali menang.

Di gim pertama, Akane terus menerus mengumpulkan poin secara agresif. Gregoria sebenarnya bisa memberikan perlawanan, namun sering juga membuat kesalahan sendiri.

Baca Juga: Hasil Piala Uber 2020: Ester Nurumi Kalah, Indonesia Disikat Jepang 0-5

Gregoria Mariska Tunjung (Badminton Photo)

Gregoria pun mengakui kesalahan itu merupakan akibat dari strateginya mampu terbaca Akane. Sampai akhirnya pemain asal Wonigiri (Jawa Tengah) ini, takluk di gim pertama dengan 7-21.

"Di gim pertama saya sebenarnya lebih suka diajak bermain menyerang, tapi Akane bisa memperlambat permainan. Saya jadi kurang sabar dan banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Gregoria dikutip dari press rilis yang didapat tim MPI, Rabu (13/10/2021).

Pada gim kedua, Gregoria bisa menyabet tiga poin awal dengan penempatan shuttlecock yang menyulitkan lawan. Namun, kembali lagi kesalahan layaknya gim pertama terupang di pertengahan interval.

Permainan Gregoria pun semakin tidak berkembang. Sampai akhirnya, pukulan terakhir Akane yang ditandai dengan dropshot gagal diseberangkan Gregoria, skor pun menjadi 16-21 untuk keunggulan Akane.

"Pada gim kedua, pola permainan saya memang lebih dapat. Saya bisa mendapat poin dari serangan. Namun, sayang perbedaan poinnya terlalu jauh," sebut peraih juara Kejuaraan Dunia Junior 2017 ini.

Dengan kekalahan ini Gregoria mengaku tidak puas karena permainan yang coba ia kembangkan selalu gagal. Pada akhirnya, ia mengakui Akane tampil lebih baik daripadanya.

"Dari sisi permainan, saya terus terang tidak puas. Bukan soal kekalahan ini, tetapi permainan saya tidak keluar semua dan kurang berkembang," sebut Gregoria.

Gregoria Mariska Tunjung (Badminton Photo)

"Saya sudah berjuang untuk bisa mengimbangi lawan. Tetapi harus diakui Akane bermain lebih baik," ujar Gregoria.

Pada akhirnya, Tim Uber Indonesia takluk 0-5 dari Jepang. Empat wakil Indonesia lain memiliki nasib yang sama seperti Gregoria.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini