Menpora Zainudin Amali Bantah Kabar Ada Atlet Kabur dari Karantina di PON XX Papua 2021

Rio Erfandi, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 22:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 43 2485376 menpora-zainudin-amali-bantah-kabar-ada-atlet-kabur-dari-karantina-di-pon-xx-papua-2021-LjEWD7TIxv.jpg Menpora Zainudin Amali saat ikut penyerahan medali. (Foto: PB PON XX Papua)

JAYAPURA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Zainudin Amali membantah isu yang mengatakan ada tujuh atlet yang kabur dari karaninta di PON XX Papua 2021. Zainudin Amali menjelaskan bahwa para atlet yang pulang itu hanya telat mengirimkan hasil PCR, jadi bukan karena melanggar karantina.

Ketujuh atlet tersebut berasal dari Tarakan, Kalimantan Utara, sebanyak satu orang; Jambi dua orang; Sidoarjo, Jawa Timur, sebanyak tiga orang; dan satu atlet lainnya asal Yogyakarta.

Lebih lanjut, Menpora Amali menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Jika memang atlet tersebut kabur mereka tak akan bisa kemana-mana lantaran harus memiliki surat, minimal melakukan tes antigen terlebih dahulu.

Baca Juga: Klasemen Sementara Perolehan Medali PON XX Papua 2021 hingga Selasa 12 Oktober Pukul 19.00 WIB: Jawa Barat Tak Tergoyahkan di Puncak, DKI Jakarta di Posisi Ketiga

Menpora Zainudin Amali

"Terdapat informasi sebanyak tujuh orang seolah-olah kabur. Tetapi tidak seperti itu kenyataannya. Karena kalau untuk naik ke pesawat, itu pasti ada suratnya, minimal antigen. Jadi mereka yang pergi itu sudah di antigen," ucap Menpora Amali dalam keteranagn pers yang diterima MNC Portal Indonesia Selasa (12/10/2021).

Menpora Amali menambahkan bahwa telah terjadinya keterlambatan dari hasil tes PCR yang dilakukan oleh ketujuh atlet tersebut. Sebab, kurangnya faslitas untuk lab PCR di Papua ini, membuat kepentingan banyak atlet untuk pulang ke kota asalnya semakin menumpuk.

"Hasil dari PCR, memang terlambat setelah mereka di sana. Kenapa terlambat, karena memang kita di sini kekurangan faslitas untuk lab PCR," sambungnya.

Lebih lanjut Menpora Amali mengatakan bahwa penanganan atlet dan ofisial yang terkonfirmasi positif Covid-19 ditangani dengan cepat. Jika nantinya mereka yang terjangkit virus Covid-19 akan diisolasi KM tidar yang bersandar di pelabuhan Yos Sudarso Kota Jayapura.

"Semua melakukan pengawasan. Jika terkonfirmasi ada yang positif, akan langsung dilakukan isolasi, seperti di Kapal Tidar, rumah sakit dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Menpora Zainudin Amali

"Jadi menurut saya, kan saya di sini terus, sehingga saya memantau perkembangan. Jadi sekali lagi, saya meluruskan, tidak ada atlet, pelatih atau official yang kabur dari ini tanpa sepengetahuan dari panitia," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini