Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kecelakaan Hebat di Moto3 AS 2021, Valentino Rossi Kritik Penyelenggara

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Selasa, 05 Oktober 2021 |09:12 WIB
Kecelakaan Hebat di Moto3 AS 2021, Valentino Rossi Kritik Penyelenggara
Suasana start Moto3 AS 2021. (Foto: MotoGP.com)
A
A
A

PEMBALAP Tim Petronas Yamaha, Valentino Rossi, kesal bukan main atas kecelakaan hebat yang terjadi di race Moto3 Amerika Serikat (AS) 2021. The Doctor –julukan Valentino Rossi– mengkritik keputusan penyelenggara yang mengulang lima lap usai terjadi kecelakaan pertama.

Sebagaimana diketahui, balapan yang berlangsung Minggu, 3 Oktober 2021 malam WIB berakhir kelam. Sebanyak dua kecelakaan horor terjadi.

Pedro Acosta

(Pedro Acosta mengalami kecelakaan di Moto3 AS 2021)

Kecelakaan pertama dialami Filip Salac yang terjatuh di tikungan 11 pada lap 8. Pembalap CarXpert Prustel GP itu mengalami selip ban hingga terpental. Bahkan insiden ini membuat sarung tangan kanan Filip Salac terlepas.

Seketika penyelenggara mengibarkan red flag untuk menghentikan balapan sementara. Namun, setelah dikonfirmasi Salac dalam kondisi sadar, balapan kembali dilanjutkan.

Namun, penyelenggara memutuskan balapan harus diulang lima lap. Tak disangka, dalam balapan kedua digelar, kecelakaan hebat kembali terjadi. Kali ini melibatkan Pedro Acosta, Deniz Oncu, Andrea Migno, dan Jeremy Alcoba.

Dalam balapan yang menyisakan tiga lap lagi, Alcoba terjatuh setelah bersenggolan dengan Deniz Oncu yang mengakibatkan tiga pembalap di belakangnya terpental. Beruntung tak ada cedera serius di sini.

BACA JUGA: 5 Motor MotoGP yang Unik dan Beda dari Lainnya, Ada Kuda Besi Valentino Rossi

Atas insiden ini, pihak Moto3 telah menghukum Deniz Oncu dengan larangan tampil dua balapan ke depan karena dinobatkan sebagai dalang dari kecelakaan ini. Deniz Oncu telah memotong roda depan Jeremy Alcoba secara berbahaya.

Valentino Rossi setuju dengan hukuman berat yang diterima Deniz Oncu. Namun, ia mengkritik keputusan untuk kembali memulai balapan setelah ada bendera merah pertama karena sama saja seperti perjudian nyawa.

Valentino Rossi

“Bagi saya hari ini mereka membuat kesalahan karena membuat Moto3 restart selama lima lap, dan itu terlalu berbahaya untuk lima lap. Ini seperti Roulette Rusia,” ucap Valentino Rossi dikutip laman Motorsport pada Selasa (5/10/2021).

“Tapi selain itu, Oncu bergerak lurus ketika dia tahu dia memiliki pengendara lain di sampingnya dan memotong. Itu berpotensi kecelakaan fatal. Saya sangat takut untuk semua orang,” lanjutnya.

“Anda harus menghormati keselamatan Anda dan keselamatan saingan Anda, dan ini adalah hal yang paling penting daripada mendapatkan satu posisi karena di sini Anda bermain dengan nyawa para pemain muda dan itu berpotensi menjadi bencana,” kata Valentino Rossi.

Saat ini, Pedro Acosta duduk di posisi puncak Moto3 2021 dengan 218 angka. Ia unggul 30 poin dari Dennis Foggia di posisi dua.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement