Soal Bonus Olimpiade Tokyo 2020, Ketua KOI: Bukti Atensi Spesial Pemerintah

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 13 Agustus 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 43 2455105 soal-bonus-olimpiade-tokyo-2020-ketua-koi-bukti-atensi-spesial-pemerintah-1ggfB9dFsb.jpeg Ketua KOI puji atensi spesial pemerintah Indonesia untuk prestasi olahraga di kancah dunia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA Presiden Jokowi baru saja menyambut para tim kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/8/2021), pagi WIB. Dalam upacara penyambutan itu, Presiden Jokowi mengumumkan bonus untuk semua atlet, baik peraih medali maupun tidak, dan para pelatih.

Bonus dari pemerintah Indonssia, yang diumumkan Presiden Jokowi, disambut baik oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari. Okto, yang datang secara virtual dalam acara itu karena masih dalam masa karantina mandiri, memuji apresiasi pemerintah Indonesia kepada para atlet.

Presiden Jokowi sambut para atlet Indonesia Olimpiade Tokyo 2020 di Istana Bogor (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Apresiasi pemerintah untuk kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 memang sangat besar. Presiden Jokowi mengumumkan, bahwa peraih medali emas mendapatkan Rp5,5 miliar, perak Rp2,5 miliar, dan Rp1,5 miliar.

BACA JUGA: Rincian Bonus Atlet dan Pelatih Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Bawa Pulang Rp5,5 Miliar!

Para atlet, yang tidak mendapatkan medali, juga mendapatkan bonus dari pemerintah Indonesia. Akan tetapi, Presiden Jokowi tidak menyebutkan nominal bonus untuk atlet nonmedali.

Sekadar informasi, pemerintah Indonesia juga memberikan bonus kepada para pelatih. Pelatih atlet peraih medali emas berhak atas Rp2,5 miliar, perak Rp1 miliar, dan perunggu Rp600 juta. Untuk pelatih yang telah mendampingi atlet di Olimpiade Tokyo 2020, menerima Rp100 juta.

Jika menilik nominal bonus itu, dapat disimpulkan pemerintah Indonesia sangat perhatian terhadap prestasi di dunia olahraga. Okto menilai ini sebagai tonggak baru bagi olahraga di Indonesia.

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kesekian kalinya membuktikan, bahwa beliau memiliki atensi spesial terhadap prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia. Ini harus menjadi dorongan kepada semua stakeholder olahraga dan NOC Indonesia (KOI) agar berperan lebih aktif guna memastikan atlet-atlet yang memiliki potensi bisa lolos kualifikasi Olimpiade,” kata Okto, dalam rilis yang diterima Okezone, Jumat (13/08).

Presiden Jokowi sambut para atlet Indonesia Olimpiade Tokyo 2020 di Istana Bogor (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

“Apresiasi ini sekaligus menjadi bakti bahwa pemerintah telah mengaplikasikan Grand Design pembinaan prestasi olahraga,” kata Okto yang juga merupakan Wakil Presiden Konfederasi Balap Sepeda Asia (ACC).

Para atlet diharapkan makin terpacu untuk mengukir prestasi lainnya di masa depan. Selain itu, Mereka juga harus mempersiapkan diri dengan baik untuk Olimpiade Paris 2024 supaya Indonesia bisa meraih lebih banyak medali ketimbang edisi Tokyo 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini