Konflik dengan Pelatih, Sprinter yang Tampil di Olimpiade Tokyo 2020 Takut Pulang ke Negaranya

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Sabtu 07 Agustus 2021 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 07 43 2452270 konflik-dengan-pelatih-sprinter-yang-tampil-di-olimpiade-tokyo-2020-takut-pulang-ke-negaranya-kirWwQiBx4.jpg Krystina Tsimanouskaya takut kembali ke negaranya, Belarusia usai berkonflik dengan pelatih di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)

WARSAWA – Sprinter Belarusia, Krystina Tsimanouskaya, takut pulang ke negaranya setelah berkonflik denan pelatihnya di Olimpiade Tokyo 2020. Nenek atelt tersebut menyarakan agar dia tidak pulang karena berbahaya.

Pelari berusia 24 tahun itu mendapat suaka dengan visa kemanusiaan dari pemerintah Polandia. Dia sebelumnya mengatakan akan mencari suaka di negara Eropa lainnya karena terlibat permasalahan dengan pemerintah negaranya.

Foto/Reuters

Tsimanouskaya mendarat di Warsawa, Polandia pada Rabu (4/8/2021). Sang suami dikabarkan juga menyusulnya untuk tinggal sementara di sana. Ia pun mengatakan sangat berbahaya jika kembali pulang ke Belarusia.

Baca juga: Nurul Akmal Alami Body Shaming, Ketua KOI: Dia Ingin Tenang dan Fokus Latihan

"Sekarang saya tidak bisa kembali ke Belarusia, karena yang pasti sekarang, itu sangat berbahaya bagi saya. Saya tidak tahu kapan saya bisa kembali ke rumah,” kata Tsimanouskaya dilansir dari E Online, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga: Bermodalkan Raket Kayu, Apriyani Kini Sukses Sumbang Medali Emas Olimpiade untuk Indonesia

"Nenek saya, dia menelepon saya dan dia berkata, ‘Tolong jangan kembali ke Belarusia.' Itulah alasan saya pergi ke Polandia,” imbuhnya.

Pada Senin (2/8/2021), Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz, mengonfirmasi negaranya menawarkan suaka pada Tsimanouskaya. Dia juga mengatakan Polandia akan membantu untuk melanjutkan karier pelari wanita itu.

“Dia telah menerima visa kemanusiaan. Polandia akan melakukan apapun yang diperlukan untuk membantunya melanjutkan karir olahraganya. Kami selalu mewakili solidaritas,” cuit Przydacz di media sosialnya.

Sebelumnya, awal minggu ini, Tsimanouskaya dipaksa pulang oleh tim ofisialnya karena mengkritik tim pelatih yang dianggap memaksanya bertanding di nomor estafet 4x400 meter pada Olimpiade Tokyo 2021. Padahal itu bukan nomor spesialisasinya.

Dia menolak pulang ketika di bandara karena takut untuk kembali ke Belarusia. Juru Bicara Komite Olimpiade Internasional (IOC), Mark Adams, mengatakan Tsimanouskaya telah aman dan timnya akan melakukan penyelidikan menyeluruh kepada Komite Olimpiade Nasional Belarusia.

"Kami telah memutuskan untuk melakukan penyelidikan formal, yang akan dipimpin oleh tim administrasi IOC. Kita perlu menetapkan fakta lengkap. Kita perlu mendengar semua orang yang terlibat. Itu jelas bisa memakan waktu," pungkas Adams.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini