Nasib Sial Ganda Putri China: Dikalahkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu hingga Dilaporkan ke BWF

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 40 2451158 nasib-sial-ganda-putri-china-dikalahkan-greysia-polii-apriyani-rahayu-hingga-dilaporkan-ke-bwf-KDqXwuUmRT.jpg Chen Qingchen (kiri) dan Jia Yifan mengalami nasib buruk di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Leonhard Foeger)

NASIB ganda putri China, Cheng Qingchen/Jia Yifan ,di Olimpiade Tokyo 2020 benar-benar sial. Setelah dikalahkan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, di final bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020, kali ini khususnya Chen Qingchen dihadapkan dengan hukuman yang bisa saja dijatuhkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) kepadanya.

Menurut laporan ABC News, PBSI-nya Korea Selatan (SKBA) mengirimkan surat laporan kepada BWF. Mereka tak senang dengan kata-kata kasar yang diucapkan Cheng Qingchen saat berhadapan dengan wakil mereka, Kim So-yeong/ Kong Hee-yong, pada Semifinal Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung Sabtu, 31 Juli 2021.

Chen Qingchen/Jia Yifan

(Chen Qingchen (kiri) menjadi sorotan di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS)

Saat itu di tengah pertandingan, Chen Qingchen berulang kali mengeluarkan Bahasa slang China yaitu “wocao” atau dalam Bahasa Inggris “f**k. Chen Qingchen disebut-sebut sudah mengeluarkan kata-kata di atas sejak set pertama laga tersebut.

Karena itu, menurut juru bicara SKBA, apa yang dilakukan Chen Qingchen tak bisa ditolerir. Terlebih dalam pandangan SKBA, apa yang diucapkan Chen Qingchen bertentangan dengan aturan yang dibuat BWF.

BWF mengatur bahwa setiap pemain dilarang menunjukkan perilaku negatif atau agresif terhadap pebulu tangkis lain ketika pertandingan berlangsung. Tahu membuat kesalahan, Chen Qingchen sebenarnya sudah meminta maaf.

BACA JUGA: Raih 5 Medali di Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Bikin Malu Malaysia hingga Thailand

Pada Minggu 1 Agustus 2021 atau satu hari sebelum final bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020, Chen Qingchen membuat sebuah pernyataan. Chen Qingchen mengatakan, umpatan itu ia keluarkan hanya untuk penyemangat diri.

"Saya memberikan diri saya semangat untuk mencetak poin. Saya tak menyangka pengucapan saya yang buruk mungkin menyebabkan kesalahpahaman untuk semuanya. Saya gugup," ujar Chen Qingchen mengutip dari ABC News.

Chen Qingchen/Jia Yifan

(Chen Qingchen (kanan) meminta maaf telah mengeluarkan kata-kata kasar di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS)

"Terima kasih atas dukungan Anda. Saya juga akan menyesuaikan pengucapan saya,” lanjut Chen Qingchen.

Tentu, apa yang dibuat Chen Qingchen sangat disayangkan. Sebab, sebagai pebulu tangkis yang telah meraih berbagai gelar seperti kejuaraan dunia 2017 hingga emas Asian Games 2018, Chen Qingchen seharusnya memberikan contoh yang baik kepada para juniornya dan juga pencinta bulu tangkis internasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini