Share

Pebulu Tangkis Guatemala Kevin Cordon Punya Misi Jelang Hadapi Anthony Ginting di Perebutan Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Rifqi Herjoko, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 40 2449653 pebulu-tangkis-guatemala-kevin-cordon-punya-misi-jelang-hadapi-anthony-ginting-di-perebutan-perunggu-olimpiade-tokyo-2020-hdnY3xkWLB.jpg Kevin Cordon sebelumya sudah menato logo Olimpiade di tangan kirinya. (Foto: REUTERS/Richa Naidu)

TOKYO – Pebulu tangkis Guatemala, Kevin Cordon, mempunyai misi jelang menghadapi Anthony Ginting di perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021) pukul 18.00 WIB. Jika sanggup mengalahkan Anthony Ginting, Kevin Cordon berencana membuat tato gambar medali Olimpiade Tokyo 2020 di lengan kirinya.

Dongeng indah Kevin Cordon di Olimpiade Tokyo 2020 memang berakhir pada partai semifinal. Ia takluk dari Viktor Axelsen di nomor tunggal putra pada Minggu 1 Agustus 2021 siang WIB. Namun, perjuangannya masih belum berakhir.

Kevin Cordon

Kevin Cordon masih berpeluang mempersembahkan medali perunggu bagi Guatemala. Seprti yang sudah disinggung di atas, ia akan menghadapi andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, pada Senin (2/8/2021) malam WIB, di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo.

Sebetulnya, tampil di Olimpiade saja sudah memenuhi impian masa kecil Kevin Cordon. Dia berhasil lolos ke Olimpiade Beijing 2008 di nomor tunggal putra. Atas keberhasilannya itu, Kevin Cordon merajah tubuhnya dengan logo lima cincin Olimpiade di lengan kirinya.

Kini, dia berambisi mempersembahkan medali pertama dari bulu tangkis bagi negaranya. Padahal, Kevn Cordon dulu tidak peduli dengan olahraga yang kini melambungkan namanya tersebut.

BACA JUGA: Kejutan di Olimpiade Tokyo 2020, Karier Pebulu Tangkis Guatemala Kevin Cordon Ternyata Penuh Lika-Liku

Lelaki kelahiran 1986 itu memilih bulu tangkis karena olahraga tersebut tidak populer di Guatemala yang dikenal gila sepakbola. Dengan begitu, Kevin Cordon akan memiliki peluang lebih bagus untuk tampil di level teratas dengan turun di bulu tangkis.

Karier profesional Kevin Cordon dirintis sejak usia 11 tahun. Ia meninggalkan rumahnya di pedesaan Zacapa menuju pusat kota untuk memulai pelatihan formal. Kini, dia bertransformasi menjadi tumpuan harapan negara.

Kevin Cordon

"Ini adalah kesempatan yang bagus, kesempatan kedua untuk bermain sebaik yang saya bisa," kata Cordon dilansir dari Reuters, Senin (2/8/2021).

Cordon bahkan sudah berencana untuk menuntaskan kiprahnya di Olimpiade 2020 dengan kemenangan. Atlet bertangan kidal itu ingin menambah tato Olimpiade-nya sepulang dari Tokyo. Tato tersebut adalah sebuah peringatan tentang petualangan indahnya di Olimpiade 2020.

Namun, berhasil atau tidaknya Kevin Cordon meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020, apresiasi tetap layak diberikan kepadanya. Sebab, di tengah keterbatasan, Kevin Cordon sanggup melaju jauh di Olimpiade Tokyo 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini