Gagal di Tunggal Putra, Novak Djokovic Tak Dapat Perunggu di Ganda Campuran Olimpiade Tokyo 2020

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 40 2449021 gagal-di-tunggal-putra-novak-djokovic-tak-dapat-perunggu-di-ganda-campuran-olimpiade-tokyo-2020-fw4peS38GN.jpg Novak Djokovic usai kalah di semifinal cabor tenis Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)

TOKYO – Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, gagal mendapatkan medali saat turun di nomor tunggal cabang olahraga tenis Olimpiade Tokyo 2020. Atlet Serbia itu juga tak dapat medali perunggu karena tak bisa tampil di ganda campuran karena mengalami cedera.

Djokovic seharusnya menjalani pertandingan bersama rekan setimnya, Nina Stojanovic di perebutan medali perunggu ganda campuran. Mereka seharusnya akan tanding melawan wakil Australia, John Peers/Ashleigh Barty, Sabtu (31/7/2021).

Foto/Reuters

Namun sangat disayangkan, Djokovic dan Stojanovic tidak dapat bertanding di laga penting tersebut karena cedera bahu yang dialami petenis nomor satu dunia itu. Alhasil, ini membuat wakil Australia, Peers/Barty naik ke podium dengan meraih medali perunggu.

Baca juga: Novak Djokovic Gagal Raih Medali Perunggu Usai Kalah dari Pablo Carreno Busta di Olimpiade Tokyo 2020

Menurut Laporan Federasi Tenis Internasional, Sabtu (31/7/2021), Djokovic mengundurkan diri karena mengalami cedera pada bahu kirinya usai takluk saat melawan wakil Spanyol Pablo Carreno Busta di laga perebutan medali perunggu tunggal putra.

Baca juga: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Berpotensi Dulang Medali Emas, Pelatih Eng Hian Minta Doa Masyarakat Indonesia

Ini tentu merupakan hasil buruk yang diterima Djokovic di Olimpiade Tokyo 2020. Berlabel petenis nomor satu dunia, tapi dirinya tidak berhasil membawa pulang satupun medali untuk negaranya. Nasib sial diterima olehnya yang berawal dari kekalahan dari petenis Jerman, Alexander Zverev, yang membuat langkahnya menuju ke final harus terhenti.

Djokovic sebelunya mempunyai kesempatan untuk meraih titel Golden Slam untuk menyamakan rekor legenda tenis putri asal Jerman, Steffi Graf pada 1998. Saat itu, Steffi berhasil meraih empat gelar Grand Slam dan satu medali Olimpiade sehingga berhasil menyabet predikat peraih gelar Golden Slam.

Foto/Reuters

Sebagai catatan, Golden Slam merupakan sebutan bagi seorang atlet yang mampu memenangkan empat gelar Grand Slam sekaligus emas tunggal di olimpiade dalam satu tahun kalender. Sebelumnya, Djokovic sudah meraih tiga gelar Grand Slam.

Sementara itu bagi Stojanovic ini adalah hasil yang mengecewakan. Pasalnya, ini merupakan pencapaian terbesarnya dengan tampil di pertandingan perebutan meddali perunggu. Sebelumnya, dia pun belum pernah mencicipi final Grand Slam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini