Atlet Israel Bikin Ulah Rusak Kasur di Kampung Olimpiade Tokyo 2020

Cikal Bintang, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 43 2448557 atlet-israel-bikin-ulah-rusak-kasur-di-kampung-olimpiade-tokyo-2020-Kme4oQqup6.JPG Ben Wanger saat merusak kasur di Kampung Atlet Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Twitter Daniella Cheslow)

TOKYO – Atlet Baseball asal Israel, Ben Wanger, bikin ulah. Dia mempublikasikan video dirinya bersama delapan temannya sedang merusak kasur di kampung Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam video yang diunggah kea kun TikTok-nya, Wanger dan kawan-kawannya terlihat melompat-lompat di atas kasur tersebut dengan dalih menguji ketahanan ranjang tersebut. Namun, kasur akhirnya tidak bisa menahan beban dan ‘hancur’ karena tindakan mereka.

Foto/Twitter

Warganet Jepang yang melihat kejadian tersebut langsung menunjukkan ketidaksukaannya kepada perilaku Wanger dan kawan-kawannya. Beberapa warganet mengecam dengan menganggap perilaku tersebut sama sekali tidak lucu.

Baca juga: Kecewa Gagal Berikan Medali untuk Jepang Jadi Alasan Yuki Fukushima Menangis

“Sama sekali tidak lucu. Sebagai orang Jepang, itu membuatku sangat sedih,” kata salah satu komentar dalam video tersebut dilansir dari Kyodo News, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Intip Kampung Atlet Olimpiade Tokyo 2020, Kasurnya Terbuat dari Kardus

“Saya tidak mengerti mengapa ada orang yang menghancurkan sesuatu milik orang lain,” tambah komentar lainnya dalam kesempatan yang sama.

Menurut laporan Kyodo News, Jumat (30/7/2021), kasur tersebut memang disebut-sebut sebagai kasur ‘anti-seks’ yang hanya bisa dihuni oleh satu orang saja. Faktanya, produsen yang merupakan pembuat kasur, Airweave mengatakan kasur tersebut memang didesain untuk menahan beban seberat 200 kg saja.

Karena itu, bukan tanpa sebab warganet di Jepang sangat marah terhadap tindakan tidak terpuji tersebut. Kini, para atlet Israel tersebut sudah meminta maaf atas tindakan mereka.

Dalam sebuah unggahan video, Ben Wanger meminta maaf dan menyesal atas tindakannya. Ia mengirimkan video permintaan maaf tersebut ke media Jepang melalui Komite Olimpiade Israel.

Foto/KBRI Tokyo

“Saya benar-benar ingin meminta maaf kepada siapa pun yang tersinggung dengan video ini,” kata Wanger dilansir dari Kyodo News, Jumat (30/7/2021).

“Kami (Ben Wanger dan kawannya) benar-benar menikmati tidur di tempat tidur ini dan berpikir itu adalah pilihan yang bagus dan berkelanjutan untuk Olimpiade di masa depan,” pungkasnya dengan perasaan menyesal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini