Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ngamuk Dikalahkan Praveen/Melati di Olimpiade Tokyo 2020, Pasangan Denmark Banting Raket

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Minggu, 25 Juli 2021 |15:31 WIB
<i>Ngamuk</i> Dikalahkan Praveen/Melati di Olimpiade Tokyo 2020, Pasangan Denmark Banting Raket
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)
A
A
A

TOKYO – Aksi yang menarik perhatian terjadi di cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Pasangan ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, terlihat kesal bukan kepalang hingga membanting raketnya di lapangan usai dikalahkan wakil Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Sebagaimana diketahui, Christiansen/Boje dijadwalkan berjumpa dengan ganda campuran terbaik Indonesia, Praveen/Melati, di Musashino Forest Plaza, Tokyo, pada Minggu (25/7/2021) pagi WIB. Berjumpa dalam laga kedua fase Grup C, Christiansen/Boje harus menghadapi persaingan sengit dari ganda campuran peringkat empat dunia.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Pasangan Denmark yang sempat tertinggal dengan selisih tujuh poin di interval pertama, sejatinya dapat menyamakan kedudukan setelah interval. Sampai akhirnya, mereka memberikan ketegangan bagi Praveen/Melati dengan memaksa bermain deuce di penghujung set pertama. Namun, pasangan Indonesia lebih beruntung dan menutup set tersebut dengan kemenagan 24-22.

BACA JUGA: Susah Payah Atasi Wakil Australia di Olimpiade Tokyo 2020, Ini Dalih Praveen/Melati

Pada set kedua, Christiansen/Boje tak mau menyerah begitu saja. Mereka menampilkan permainan apik dengan mengungguli Praveen/Melati di awal-awal set dengan lima poin tanpa terbalas.

BACA JUGA: Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Praveen/Melati Menang Dramatis atas Wakil Denmark

Namun, keunggulan tersebut tak dapat mereka pertahankan lantaran disamakan menjelang akhir interval. Salip-menyalip poin pun terjadi, namun Praveen/Melati tetap lebih perkasa dengan menang 21-19.

Poin terakhir yang didapatkan Indonesia dapat dikatakan sebagai kesalahan dari Christiansen. Niat melakukan defense dari smash yang dilakukan Praveen, shuttlecock yang dihalaunya malah terbentur di net.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement