Kabid Binpers PBSI Apresiasi Pencapaian Atlet Indonesia di Spanyol Masters 2021

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 40 2414854 kabid-binpers-pbsi-apresiasi-pencapaian-atlet-indonesia-di-spanyol-masters-2021-ra8uwZa5LI.jpg Rinov/Pitha (Foto: PBSI)

JAKARTA - Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, mengapresiasi tinggi prestasi yang diraih pebulu tangkis Indonesia di ajang Spanyol Masters 2021. Indonesia jadi juara umum usai menyabet empat gelar juara dan dua runner-up pada ajang tersebut.

All Indonesian Final bahkan terjadi di nomor ganda putra pada ajang Spanyol Masters 2021. Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan keluar sebagai juara usai mengalahkan Moh Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama.

 

Pramudya/Yeremia dan Sabar/Reza yang sudah saling mengenal permainan satu sama lain membuat partai final berlangsung sengit. Akan tetapi, Pramudya/Yeremia akhirnya berhasil mengatasi rekan senegara itu lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-15, 18-21, 21-14

Baca juga: Gagal di Spanyol Masters 2021, Pelatih Soroti Komunikasi Leo/Daniel

Selain Pramudya/Yeremia, gelar juara juga disumbang Putri Kusuma Wardani di tunggal putri, Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani (ganda putri), dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (ganda campuran).

"Puji Tuhan kita sukses besar di Spanyol dengan menempatkan enam wakil ke final dan merebut empat gelar juara. Saya bangga dan mengapresiasi pencapaian mereka. Mereka membuktikan mampu untuk menjadi pelapis senior-seniornya," ujar Rionny dilansir dari laman resmi PBSI, Senin (24/5/2021).

"Hasil ini membuktikan mereka punya kualitas yang sangat bagus. Ke depan dengan latihan terus yang rajin, saya percaya mereka bisa sukses ke level atas," lanjutnya.

Kebijakan PBSI dalam pengiriman pemain ke turnamen berhadiah total 140 ribu Dollar AS itu terbukti jitu. Tetapi kegemilangan itu menurut Rionny tidak harus terlalu dibesar-besarkan. Ia juga mengingatkan kepada para pemain agar tak cepat puas atas pencapaian mereka kali ini.

 

"Saya melihat turnamen ini berdekatan dengan India Terbuka, Malaysia Terbuka, dan Singapura Terbuka jadi rasanya pemain-pemain top akan pergi ke tiga turnamen itu, bukan ke Spanyol. Jadi kami menyiapkan Spain Masters sebagai ajang unjuk gigi pemain-pemain pelapis untuk menambah jam terbang dan pengalaman mereka," tutur Rionny.

"Jalan mereka masih sangat panjang. Saya ingin mereka tidak mudah puas. Jadi kemenangan ini hendaklah tidak disikapi secara berlebihan. Masih banyak yang harus dikejar di depan, beban akan semakin berat jadi tetap giat berlatih. Yakinkan kalau ini masih awal dari gelar-gelar juara berikutnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini