Mayoritas Rakyat Jepang Ingin Olimpiade Tokyo 2020 Dibatalkan

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 43 2411400 mayoritas-rakyat-jepang-ingin-olimpiade-tokyo-2020-dibatalkan-3KU6jxNYvb.jpg Logo Olimpiade (Foto: Reuters)

TOKYO – Perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 sudah berada di depan mata, namun ternyata sebanyak 80% rakyat Jepang menolak untuk digelarnya pesta olahraga terakbar itu. Perluasan keadaan darurat dari virus COVID-19 untuk gelombang keempat jadi alasan di balik keinginan mayoritas rakyat Jepang menolak Olimpiade Tokyo 2020 digelar.

Setidaknya sudah ratusan hari polemik Olimpiade dan COVID-19 ini terus bergulir, tetapi belum juga menemukan titik terang. Menurut laporan Kyodo News pada Senin (17/5/2021), hasil jajak pendapat dengan 59,7% responden meminta untuk dibatalkan atau penundaan lebih lanjut sebagai opsi.

Berbeda lagi dengan hasil survey jajak pendapat yang dibuat oleh Asahi Shimbun pada Minggu (16/5/2021) dengan 43% responden ingin Olimpiade dibatalkan. Ada juga yang berharap untuk penundaan lebih lanjut sebanyak 40% setelah mengalami kenaikan dari responden bulan lalu sekitar 6-8%.

Olimpiade Tokyo 2020

Sebelumnya juga CEO Rakuten Inc, Hiroshi Mitinaki mengatakan bahwasanya jikalau saja pagelaran akbar ini tetap dipaksakan berlangsung, ini sama saja seperti misi bunuh diri. Jelasnya Jepang akan dihadapkan dengan resiko yang sangat tinggi untuk terus melangsungkan ajang olahraga besar tersebut.

“Sangat berbahaya menggelar acara internasional yang dihadiri oleh perwakilan dari seluruh dunia, resikonya sangat tinggi. Ini seperti misi bunuh diri,” ucap Hiroshi Mikitani dikutip dari japantimes.co.jp pada Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: IOC Yakin Olimpiade Tokyo Berjalan Sukses Meski Ditolak Publik Jepang

Tim perawat dan medis dari sistem kesehatan negara sudah berulang kali menyatakan kekurangan tenaga bahkan kelelahan. Untuk penampungan Rumah Sakit di Osaka sendiri sudah sangat tidak kondusif karena kewalahan atas kasus COVID-19 yang masih beredar luas.

Penyelenggara Olimpiade sangat yakin dengan langkah yang diambil yakni menguji atlet secara rutin, larangan hadirnya penggemar dan keamanan lainnya. Keterangan menyoal bagaimana kapasitas dan masalah teknis lebih lanjut, belum ada penjelasan dari pihak

(Ram)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini