Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, PBSI: Tak Ada Masalah dengan BWF

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 18 Maret 2021 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 40 2379882 tim-indonesia-dipaksa-mundur-dari-all-england-2021-pbsi-tak-ada-masalah-dengan-bwf-y0I7NVr0DD.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: PBSI)

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) PBSI, Agung Firman Sampurna, menyatakan tak ada masalah dengan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait polemik Tim Indonesia yang harus mundur dari All England 2021. Dalam masalah ini, Agung lebih fokus menyoroti National Health Service (NHS) sehingga menuntut transparansi dari lembaga kesehatan Inggris tersebut.

Sebagaimana diketahui, kabar mengejutkan datang dari tim bulu tangkis Indonesia yang tengah berlaga di ajang All England 2021. Mereka diminta melakukan isolasi mandiri selama 10 hari karena sempat berada satu pesawat dengan orang yang positif terpapar virus Covid-19.

Agung Firman Sampurna

Perintah ini datang dari Layanan Kesehatan Masyarakat Britania Raya atau NHS. Peristiwa itu terjadi dalam pemberangkatan Tim Indonesia dari Istanbul, Turki, menuju ke Birmingham, Inggris. Di pesawat itu dikabarkan ada orang yang terkena virus Covid-19.

BACA JUGA: PBSI Terus Berupaya agar Tim Indonesia Tetap Tampil di All England 2021

Karena masalah kesehatan itulah, Tim Indonesia akhirnya dipaksa mundur dari ajang All England 2021 untuk segera melakukan isolasi mandiri. Keputusan diumumkan di tengah-tengah penyelenggaraan babak pertama All England 2021.

BACA JUGA: Tim Indonesia Diusir dari All England 2021, Menpora Sayangkan Sikap BWF

Alhasil, baru ada tiga pemain Indonesia yang tampil saat itu. Mereka ialah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamujo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Jonatan Christie. Kemenangan pun diraih wakil Indonesia kala itu, termasuk Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra yang mengalahkan wakil Inggris.

BWF pun mendapat perhatian lebih dalam kasus ini karena dianggap berwenang dalam menentukan nasib Tim Indonesia dalam turnamen tersebut. Tetapi, Agung menyatakan bahwa BWF tak melakukan kesalahan apa pun.

Agung menjelaskan bahwa pihak BWF sudah bersikap sangat objektif dan profesional sejauh ini. Alih-alih menyoroti lebih BWF dalam kasus ini, Agung justru membicarakan lebih jauh soal peran NHS. Dia berharap ada informasi lebih detail yang bisa diberikan NHS soal satu orang yang terpapar virus Covid-19 dalam pesawat yang ditumpangi Tim Indonesia tersebut.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

“Itu nanti (soal berkomunikasi dengan BWF) karena dengan BWF tidak ada masalah. Yang melarang kan NHS, lembaga independent di Inggris. Kita tidak ada masalah dengan BWF, mereka tidak salah apa-apa,” ujar Agung dalam konferensi pers, Kamis (18/3/2021).

“NHS itu lembaga di Inggris. Yang kita ingin transparansi sekarang ini. Mereka (BWF) sangat objektif dan profesional. Mereka sudah melakukan semua yang diperlukan, termasuk bagaimana semua ini bisa dilakukan,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini