Dari dua produsen vaksin tersebut, hanya Pfizer yang yang telah mendapat izin di Jepang.
Namun terlepas dari vaksin yang digunakan, Tamayo menegaskan bahwa pemerintah Jepang akan menerapkan langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19 secara komprehensif sehingga seluruh peserta dapat berpartisipasi di Olimpiade kendati belum menerima vaksinasi.

Ia juga memastikan kebijakan pemerintah untuk tidak menjadikan vaksinasi sebagai kewajiban mengikuti Olimpiade tidak akan berubah.
Hal itu juga kembali ditegaskan oleh Thomas Bach yang menyatakan bahwa vaksinasi untuk virus corona tidak akan menjadi persyaratan bagi para atlet yang berkompetisi di Olimpiade Tokyo menyusul kekhawatiran mengenai lambannya peluncuran vaksin di Jepang, demikian dilaporkan televisi nasional NHK.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.